Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN, Hary Sudwijanto mengatakan, apabila sengketa dibiarkan maka akan menimbulkan gangguan keamanan.
Baca juga: Lima Sengketa Tanah yang Dianggap Hambat Pembangunan di Sumatera Utara
Hary mengatakan di Sumatera Utara, terdapat tiga sengketa pertanahan yakni di lokasi yakni eks HGU PT Perkebunan Nusantara II, Sei Mencirim, serta Simalingkar.
Dia mengklaim saat ini sudah ada skema penyelesaian sengketa di tiga lokasi itu.
Direktur Utama PTPN II, Marisi Butar-Butar menuturkan, luas area PTPN II adalah 102.169,98 hektar.
Dari total luas tersebut, lahan seluas 91.341,76 sudah bersertifikat sedangkan 10.828,22 sisanya sedang dimohonkan perpanjangan.
Menurut Marisi, perkara hukum di pengadilan ada sekitar 200 perkara, di mana untuk perkara Tata Usaha Negara ada sebanyak 21 perkara serta perkara perdata ada 122 perkara.
Meski begitu, dia menyatakan pihaknya sedang mengupayakan penyelesaian sengketa di lokasi tersebut.
"Perlu diketahui, selain melalui pengadilan, untuk mengupayakan penyelesaian sengketa, kami juga memberikan tali asih dan ganti rugi kebun kepada masyarakat," kata Marisi.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.