SBI Cetak Penjualan Semester I-2020 Rp 4,5 Triliun

Kompas.com - 03/08/2020, 20:49 WIB
Dynamix, produk PT Solusi Bangun Indonesia (SBI). Dok. PT Solusi Bangun Indonesia (SBI)Dynamix, produk PT Solusi Bangun Indonesia (SBI).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Solusi Bangun Indonesia ( SBI) mencatatkan kinerja positif pada Semester-I tahun 2020 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Hingga akhir semester pertama tahun ini, SBI mencatat peningkatan volume penjualan semen dan terak sebanyak 2 persen dan mempertahankan pendapatan sebesar Rp 4,5 triliun.

Laba bruto dan EBITDA perusahaan pun mengalami peningkatan dengan mencatatkan masing-masing persentase sebesar 29,16 persen dan 45,84 persen.

Namun, Beban Pokok Pendapatan perusahaan mengalami penurunan sebanyak 7,21 persen karena adanya penyesuaian-penyesuaian pada operasional selama Pandemi ini.

Selain itu, SBI juga berhasil mencapai peningkatan Laba Sebelum Bunga dan Pajak Penghasilan sebesar 158,12 persen menjadi Rp 493 miliar dibandingkan tahun 2019.

Perusahaan juga mencatatkan laba positif sebesar Rp 82 miliar dibandingkan kerugian yang dialami pada semester pertama tahun lalu.

Baca juga: SBI Resmikan Gudang Semen di Palembang

Presiden Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Aulia Mulki Oemar mengatakan, SBI akan terus menerapkan program-program efisiensi dan menjaga arus kas sebagai prioritas selama kondisi belum kembali pulih.

Aulia mengungkapkan, efisiensi program tersebut dilakukan karena banyak proyek infrastruktur dan perumahan mengalami penundaan karena anggaran untuk proyek dialihkan untuk kesehatan.

“Karena itu, kami terus berupaya menjalankan operasional dengan efisien dan terus berinovasi untuk memberikan solusi-solusi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan saat ini”, ujar Aulia dalam siaran resmi, Senin (3/8/2020)

SBI pun juga melakukan inovasi dan solusi berkelanjutan dalam aspek pemeliharaan lingkungan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X