Lelang Investasi SPAM Regional Djuanda Dipercepat

Kompas.com - 26/07/2020, 07:00 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menunjau Masjid Istiqlal Jakarta, pasaca renovasi, Rabu (22/7/2020). Kompas.com/Rosiana HaryantiMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menunjau Masjid Istiqlal Jakarta, pasaca renovasi, Rabu (22/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan tengah menyiapkan proses lelang investasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Ir H Djuanda.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan akan mempercepat proses lelangnya.

"Saya minta dalam dua minggu ke depan proses pra-kualifikasi Lelang dapat dimulai," tegas Basuki dalam keterangan tertulis Sabtu (25/7/2020).

Pembangunan SPAM menjadi salah satu prioritas kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, untuk mendorong investasi dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca juga: Proyek SPAM Regional Ir H Djuanda Ditargetkan Rampung Tahun 2023

Hal ini sekaligus meningkatkan pelayanan air minum untuk kawasan perkotaan metropolitan Jabodetabek yang layak dan aman konsumsi.

Pembangunan SPAM ini menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan rencana konstruksi tahun 2021 hingga 2023.

Dengan skema KPBU, diharapkan penambahan layanan air minum bisa terlaksana lebih cepat dengan tarif terjangkau terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Berdasarkan data, estimasi biaya investasi pembangunan SPAM tersebut sebesar Rp 5,97 triliun.

SPAM Regional Ir H Djuanda akan melayani pemenuhan air baku di area DKI Jakarta (3.500 liter per detik, Kabupaten Bekasi (2.000 liter per detik), Kabupaten Bogor (2.000 liter per detik), Kota Bekasi (1.000 liter per detik), dan Kabupaten Karawang (850 liter per detik) dengan memanfaatkan alokasi air baku dari Waduk Jatiluhur sebesar 10.000 liter per detik.

Proyek SPAM Juanda diprakarsai oleh badan usaha dengan calon pemrakarsa konsorsium MMVP yang terdiri atas Mayniland Water Serv. Inc., Metropac Water Invest. Corp., PT Varsha Zamindo Lestari, PT PP (Persero) Tbk., dan PT PP Infrastruktur.

Baca juga: Segera Rampung, SPAM Umbulan Tambah Pasokan Air Bersih di Jawa Timur

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X