Bisnis Hotel di Bali Terpuruk, Turis Domestik Bakal Jadi Penyelamat

Kompas.com - 15/07/2020, 10:10 WIB
Ilustrasi wisatawan di Bali. shutterstock.com/Davide+AngeliniIlustrasi wisatawan di Bali.

Dengan demikian, harapan bahwa pasar China akan kembali, harus dikubur dalam-dalam, setidaknya hingga akhir 2020.

Padahal, sebelumnya, dalam empat tahun terakhir Asutralia dan China memberikan kontribusi sekitar 20 persen dari total pasar turis asing setiap tahun.

Ini artinya, Bali berpotensi kehilangan sekitar 40 persen dari total wisatawan tahun 2020 ini. Selain itu, ada kecenderungan untuk menghindari penerbangan jarak jauh dan atau penerbangan transit lebih dari satu kali.

Melihat kecenderungan ini, secara tidak langsung dapat dikatakan bahwa wisatawan domestik akan menjadi tulang punggung pariwisata Bali, setidaknya untuk beberapa bulan ke depan.

Tersebab anjloknya jumlah kunjungan inilah banyak pengembang dan pemilik hotel kemudian menutup sementara propertinya.

Colliers International Indonesia melaporkan, dalam satu semester tahun ini, setidaknya 170 hotel menutup operasinya untuk sementara.

Baca juga: Kunjungan Turis Anjlok karena Corona, Bali Harus Manfaatkan Cara Lain

Di sisi lain, dua hotel baru yang sedianya menyumbang pasokan dan dijadwalkan buka tahun ini, terpaksa ditunda untuk waktu yang belum ditentukan.

"Dengan demikian tidak akan ada proyek hotel baru untuk tahun ini. Kami masih terus memantau kemajuan konstruksi karena jadwal penyelesaian mungkin berubah berdasarkan kondisi di lapangan," papar Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto.

Tren dan perubahan desain

Secara umum, Pandemi Covid-19 mengubah konstelasi bisnsi dan industri perhotelan. Tak hanya kinerja yang buruk, di balik ini terdapat beragam upaya untuk tetap dapat bertahan.

Wisatawan menikmati liburan di Ayana Resort and Spa, Jimbaran, Bali, Sabtu (22/6/2013). Bisnis penginapan di kawasan wisata pantai masih menjanjikan karena di sejumlah kawasan pantai di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan menikmati liburan di Ayana Resort and Spa, Jimbaran, Bali, Sabtu (22/6/2013). Bisnis penginapan di kawasan wisata pantai masih menjanjikan karena di sejumlah kawasan pantai di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Di antaranya adalah perubahan tampilan hotel yang dilakukan para pengembang atau pengelola, terutama desain interior dan penerapan teknologi digital.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X