Kontrak Paket Infrastruktur KSPN Premium Labuan Bajo Ditandatangani

Kompas.com - 27/02/2020, 07:00 WIB
Kontrak Pekerjaan Infrastruktur KSPN Premium Labuan Bajo ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi NTT, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III David M Samosir dan Direktur Utama PT Floresco Aneka Indah Fransiskus Cristian Sumito, di La Prima Hotel Labuan Bajo, Rabu (26/2/2020).

Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comKontrak Pekerjaan Infrastruktur KSPN Premium Labuan Bajo ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi NTT, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III David M Samosir dan Direktur Utama PT Floresco Aneka Indah Fransiskus Cristian Sumito, di La Prima Hotel Labuan Bajo, Rabu (26/2/2020).

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Paket pekerjaan peningkatan jalan dan penataan trotoar dan drainase Jalan Soekarno-Hatta Bawah di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Premium Super Prioritas Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi ditandatangani.

Penandatangan kontrak dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi NTT, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III David M Samosir dan Direktur Utama PT Floresco Aneka Indah Fransiskus Cristian Sumito, di La Prima Hotel Labuan Bajo, Rabu (26/2/2020).

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang Muktar Napitupulu meminta semua pihak yang terkait dalam pembangunan infrastruktur di Labuan Bajo untuk serius mengerjakannya hingga tuntas.

"Paket ini tidak main-main, sehingga semuanya harus disiapkan secara serius dan nanti detail pekerjaan akan kita bahas bersama semua pihak yang terkait," tegas Muktar.

Baca juga: Sambut KTT G20, Labuan Bajo Bangun 2 Hotel Bintang Lima

Menurut Muktar, cukup banyak parameter-parameter premium yang harus didiskusikan dan disepakati segera, bahkan mungkin tidak ada bahan material di Labuan Bajo sehingga harus didatangkan dari luar daerah.

Ada beberapa poin yang akan didiskusikan bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, PLN Wilayah Labuan Bajo, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PDAM dan Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Muktar pun secara jujur mengaku, awalnya kontrak kerja proyek tersebut akan berakhir pada awal Desember 2020, tapi karena proses tender atau lelang yang mundur hampir satu bulan, akan berakhir pada 31 Desember 2020 mendatang.

Pada kesempatan itu, Muktar juga berpesan kepada rekanan yang memenangkan tender, agar mengerjakan proyek infrastruktur hingga tuntas sesuai spesifikasi.

Pasalnya, wajah infrastruktur jalan di Labuan Bajo, ditentukan oleh Jalan Soekarno-Hatta Atas dan Jalan Soekarno-Hatta Bawah.

Baca juga: Length of Stay Turis Labuan Bajo Bisa 4 Hari, dengan Catatan...

Muktar mengungkapkan sejumlah parameter yang dapat mengganggu proses kerja konstruksi jalan di Labuan Bajo.

Di antaranya, kecukupan ruang milik jalan yang sesuai dengan desain dan kontrak, utilitas yang berkaitan dengan jaringan PLN, Telkom, PDAM, penerangan jalan, dan lampu lalu lintas.

Untuk infrastruktur jalan premium lanjut Muktar, ciri khasnya tidak berseliweran kabel di atas jalan.

"Semuanya tertata tapi di bawah tanah, trotoar dan kualitas jalan semuanya premium termasuk lanskap premium. Semuanya serba premium," kata Muktar.

Dia juga meminta kepada Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo menagwal seluruh proses pekerjaan infrastruktur.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Floresco Aneka Indah Fransiskus Cristian Sumito, yang menjadi rekanan proyek Peningkatan Jalan dan Penataan Trotoar dan Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Bawah, mengaku siap mengerjakan proyek itu hingga tuntas.

"Ini tanggung jawab kami dan kami akan berupaya maksimal untuk menuntaskan proyek ini sesuai waktu yang diberikan oleh Kementerian PUPR. Intinya kami selalu memberikan yang terbaik untuk proyek premium ini," kata Cristian.

Baca juga: Jokowi Sebut Investor Uni Arab Emirat Bakal Tanam Modal di Labuan Bajo

Untuk diketahui, lima paket premium yang akan dikerjakan oleh BPJN X Kupang, yakni Peningkatan Jalan dan Penataan Trotoar dan Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Atas sepanjang 9,97 kilometer, dengan anggaran Rp 55.804.050.000.

Selanjutnya Peningkatan Jalan dan Penataan Trotoar dan Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Bawah sepanjang10, 05 kilometer, dengan anggaran Rp 41.651.750.000.

Kemudian Peningkatan Jalan dan Penataan Trotoar dan Drainase Jalan Simpang Pede sepanjang 20, 03 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 84.019.950.000.

Berikutnya Peningkatan Jalan dan Penataan Trotoar dan Drainase di Jalan Yohanes Sahadun  sepanjang 20, 23 kilometer dengan anggaran Rp 46.728.950.000.

Dan terakhir Peningkatan Jalan Kawasan Pariwisata Waecicu sepanjang 4 kilometer, dengan pagu anggaran yakni Rp 21.762.100.000.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X