Dalam 10 Tahun, J.Co Jual 805 Juta Donat dan 52 Juta Cangkir Kopi

Kompas.com - 13/05/2016, 11:55 WIB
Iced Jcoccino dan Hot Jcoccino. Dok JCoffeeIced Jcoccino dan Hot Jcoccino.
|
EditorHilda B Alexander

Untuk sampai ke pelanggan, kopi yang sudah jadi ini paling tidak sudah berumur 4 bulan. Johny pun ingin mempersingkat umur biji kopi ini dengan mempelajari teknik roasting sendiri, mulai 3 tahun yang lalu.

Setelah bisa melakukan roasting biji kopi sendiri, Johny pun sadar kualitas kopi J.Co yang sekarang sangat jauh dibandingkan dengan yang dulu.

Saat impor dari Italia, kualitas biji kopi tersebut ternyata tidak selalu bagus. Menurut Johny, biji kopi yang ia terima bahkan dicampur dengan biji kopi yang sudah sedikit hangus.

Sementara saat ini, Johny mengklaim telah memiliki sistem roasting terbaik. Biji kopinya pun dipilih yang terbaik dari Sumatera, Sulawesi dan Jawa.

"Setelah itu baru tahu ternyata kopi harus fresh dan waktu penyajiannya cuma 2 minggu. Kualitas kita jadi naik tinggi sekali, saya jadi merasa bersalah dulu pernah menyajikan kopi sampai berbulan-bulan," sebut dia.

Tidak hanya sistem roasting dan biji kopi, Johny juga meningkatkan cara seduh kopi. Bartender-bartender pun mulai dilatih untuk menyeduh kopi terbaik di setiap cangkirnya.

Kini, kopi J.Co menjadi sesuatu yang penting dan tidak kalah dibandingkan donatnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka hitung berapa cup yang sudah terjual selama 10 tahun, hasilnya ada 52 juta cangkir," ungkap Johny.

Meski demikian, potensi untuk pengembangan J.Co baik dari donat maupun kopi, masih sangat besar.

Johny bertekad untuk mengembangkan donat dan kopi yang didukung dengan suasana santai tetapi tetap menyenangkan.

Baca: Tahun Depan, J.Co Ekspansi ke Dubai, Abu Dhabi dan Hongkong

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X