Tahun Depan, Tol Cipali Tersambung Cisumdawu

Kompas.com - 07/09/2020, 18:00 WIB
 Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019 KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan, pembangunan ruas tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dapat menghubungkan Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) dan Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) pada tahun 2021 mendatang.

Pembangunan jalan tol ini merupakan salah satu visi pembangunan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam lima tahun ke depan untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur, termasuk yang menghubungkan ruas jalan tol dengan kawasan-kawasan produktif dan pusat pertumbuhan.

Konektivitas ini merupakan penambahan lingkup Jalan Tol Cipali sepanjang 3,7 kilometer tersebut akan dibangun tambahan ramp sekitar 3,35 kilometer. 

Baca juga: Tingkatkan Keselamatan Berkendara di Tol Cipali, Astra Pasang Dua Alat Timbang

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dibangunnya ruas Tol Akses Bandara selama satu tahun ke depan bersamaan dengan target rampungnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu pada akhir tahun 2021.

"Dengan rampungnya Jalan Tol Cisumdawu nanti dan tersambung dengan ruas tol akses Bandara Kertajati maka akan mengurangi waktu tempuh dari Bandung dari 3 jam menjadi 1 jam," kata Basuki dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (7/9/2020).

Basuki memastikan, pembangunan infrastruktur termasuk jalan tol di tengah Pandemi Covid-19 tidak berhenti dilakukan.

Sebab, hal ini diharapkan menjadi daya ungkit Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) karena dapat membuka lapangan pekerjaan.

Baca juga: Astra Resmi Garap Tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati

Bahkan, pembangunan akses jalan tol tersebut diusahakan untuk dilakukan melalui skema Program Padat Karya Tunai (PKT).

Group CEO Astra Infra Djap Tet Fa mengatakan, pembangunan jalan tol akses menuju BIJB Kertajati terkoneksi dengan Jalan Tol Cipali ini dimulai dari KM 158+700 dengan lebar lajur 3,6 meter dan memiki 4 lajur untuk dua arah.

"Pelaksanaan sebagiannya akan dilaksanakan dengan skema PKT untuk menyerap tenaga kerja. Pembangunannya ditargetkan selama 12 bulan hingga November 2021," kata Djap.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X