Selain masih memerlukan peningkatan kualitas kondisi jalan, saat ini juga masih terdapat 21 jembatan bentang antara panjang 20 hingga 80 meter dengan total panjang 845 meter yang belum ditangani dengan kebutuhan biaya sekitar Rp 303,4 miliar.
Baca juga: Dua Tahun Lagi, Jalan Paralel Perbatasan Kalbar-Malaysia Berfungsi
"Diperkirakan pada tahun 2024 semua jembatan sudah selesai dikerjakan dan fungsional jalan bisa lancar," lanjutnya.
Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk proses pengaspalan dan perbaikan geometrik jalan paralel perbatasan Kalbar hingga akhir tahun 2024 (fungsional dilewati kendaraan roda empat) diperkirakan sebesar Rp 3,5 triliun,
Anggaran tersebut sudah termasuk untuk pembangunan jembatan.
Sedangkan untuk penuntasan aspal (black top) sampai akhir tahun 2026 pada ruas jalan Nanga Era-Batas Kaltim diperlukan biaya sebesar Rp 4,5 triliun.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.