Diakui FINA, Arena Akuatik PON Papua Penuhi Standar Olimpiade

Kompas.com - 28/07/2020, 21:30 WIB
Venue Aquatic PON XX Papua memperoleh sertifikasi atau pengakuan dunia dari Federation Internationale de Natation (FINA). Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRVenue Aquatic PON XX Papua memperoleh sertifikasi atau pengakuan dunia dari Federation Internationale de Natation (FINA).

JAKARTA, KOMPAS.com - Arena akuatik Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua telah mendapat sertifikasi atau pengakuan dunia dari Federation Internationale de Natation (FINA).

Organisasi ini merupakan induk federasi olahraga renang internasional. Dengan adanya sertifikasi ini, maka arena akuatik PON XX Papua diakui memenuhi standar venue Olimpiade.

Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto menuturkan, penilaian sertifikasi yang dilakukan meliputi pengecekan dan pengukuran dimensi kolam.

Baca juga: Tiga Arena PON XX Rampung, Tunggu Sertifikasi Federasi Internasional

Pengecekan dilakukan dengan metode random sampling yang dilakukan oleh Ketua Bidang Sertifikasi PB PRSI di dalam Pengawasan Konsultan Spesialis Federasi Renang Internasional (FINA) dari Spanyol melalui konferensi video.

"Berdasarkan hasil pengecekan dan pengukuran tersebut disimpulkan bahwa Field of Play atau Kolam Tanding Venue Aquatic PON Papua telah sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan oleh FINA," ucap Iwan melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (28/7/2020).

Venue Aquatic PON XX Papua memperoleh sertifikasi atau pengakuan dunia dari Federation Internationale de Natation (FINA).Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Venue Aquatic PON XX Papua memperoleh sertifikasi atau pengakuan dunia dari Federation Internationale de Natation (FINA).
Sebagai informasi, ajang olahraga yang sedianya diselenggarakan tahun ini, akhirnya diundur pada tahun 2021.

Meski demikian, Kementerian PUPR telah menyelesaikan dua venue lainnya, yakni kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena kriket maupun lapangan hoki (indoor dan outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Iwan menambahkan, sebanyak tiga dari empat gelang fasilitas olahraga tersebut telah selesai dibangun lebih cepat dari jadwal akhir pada waktu kontrak.

Baca juga: Jelang PON XX, 7 Fasilitas Umum di Papua Direkonstruksi

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menambahkan, konstruksi arena olahraga dilakukan dengan cermat serta memperhatikan aspek keselataman dengan melibatkan pengawasan dari KOmite keselamatan Konstruki (Komite K2).

Basuki melanjutkan, dengan selesainya pembangunan arena olahraga PON XX, diharapkan dapat mendorong atlet-atlet Papua lebih semangat dan berprestasi.

"Diharapkan terselesaikannya venue PON tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan warga Papua saja, namun juga menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia," kata Basuki.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X