Tiga Arena PON XX Rampung, Tunggu Sertifikasi Federasi Internasional

Kompas.com - 31/05/2020, 23:05 WIB
Dukung Persiapan PON XX Papua, Kementerian PUPR Selesaikan Konstruksi Venue Akuatik, Cricket dan Hoki Lebih Cepat dari Target Doko. PUPRDukung Persiapan PON XX Papua, Kementerian PUPR Selesaikan Konstruksi Venue Akuatik, Cricket dan Hoki Lebih Cepat dari Target

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga dari empat arena olahraga untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua rampung dibangun dan menunggu sertifikasi dari federasi Internasional.

Ketiga venue tersebut terdiri dari arena aquatic di kawasan Olahraga Kampung Harapan Distrik Sentani Timur, arena kriket serta lapangan hoki (indoor dan outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Meskipun PON XX mundur dilaksanakan hingga Tahun 2021, namun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan tersebut.

Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar Iwan Suprijanto menyampaikan, tiga venue tersebut tinggal menunggu sertifikasi atau akreditasi dari masing-masing induk organisasi.

Baca juga: Jelang PON XX, 7 Fasilitas Umum di Papua Direkonstruksi

"Sertifikat berstandar internasional ini belum dapat dihadirkan ke Papua karena kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," ujar Iwan dalam siaran resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (31/5/2020).

Pembangunan arena kriket dan lapangan joki lebih cepat dari rencana awal yang ditargetkan rampung pada Juni 2020.

Total biaya pembangunan arena kriket dan lapangan hoki sebesar Rp 277 miliar oleh kontraktor PT Nindya Karya dan konsultan manajemen PT Bina Karya senilai Rp 4,9 miliar.

Saat ini arena tersebut telah rampung 100 persen dengan lighting dan timing system serta videotron skoring.

Sementara itu, arena akuatik yang dilengkapi fasilitas pool berstandar internasional saat ini telah mencapai 100 persen, hal ini lebih cepat dari target semula selesai Juli 2020.

Arena Akuatik Papua dibangun sesuai dengan Standar FINA dengan biaya APBN kontrak tahun jamak 2018-2020 senilai Rp 401 miliar. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X