Proyek Jalan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kaltara Terus Berlanjut

Kompas.com - 27/07/2020, 20:25 WIB
Pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara sepanjang 966,59 kilometer terus dikerjakan meskipun di Tengah Pandemi Covid-19. Kementerian PUPRPembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara sepanjang 966,59 kilometer terus dikerjakan meskipun di Tengah Pandemi Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara) sepanjang 966,59 kilometer terus dikerjakan.

Pembangunan infrastruktur jalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah atau membuka akses daerah terisolasi.

Selain itu, juga sebagai pemerataan hasil-hasil pembangunan di luar Pulau Jawa, terutama di daerah perbatasan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, jaringan jalan perbatasan ini merupakan infrastruktur yang bernilai strategis.

"Terutama dalam fungsinya sebagai pertahanan dan keamanan negara dan mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan,” kata Basuki dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Rampungkan Jalan Perbatasan Kaltim-Kaltara, Butuh Rp 1,1 Triliun

Secara keseluruhan, jalan perbatasan di Kaltara ini mencakup jalan paralel perbatasan sepanjang 614,55 kilometer dan akses perbatasan 352,04 kilometer.

Hingga akhir 2019, dari total panjang, tersisa 80,8 kilometer belum terbuka.

Pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara sepanjang 966,59 kilometer terus dikerjakan meskipun di Tengah Pandemi Covid-19.Kementerian PUPR Pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara sepanjang 966,59 kilometer terus dikerjakan meskipun di Tengah Pandemi Covid-19.
Pada Tahun Anggaran (TA) 2020, Kementerian PUPR menganggarkan dana Rp 231 miliar untuk pembangunan delapan ruas jalan perbatasan dan tiga ruas akses perbatasan di wilayah Kaltara.

Untuk pembangunan jalan perbatasan yang telah konstruksi adalah Jalan Long Semamu Long Bawan 3 sepanjang 1,2 kilometer dengan progres 0,38 persen, Jalan Long Semamu Long Bawan 4 sepanjang 1,8 kilometer dengan progres fisik 1,6 persen dan biaya Rp 20,9 miliar.

Baca juga: 4 Tahun Lagi, Jalan Perbatasan Indonesia-Malaysia Tembus Seluruhnya

Kemudian, Jalan Long Boh Metulang Long Nawang sepanjang 3,5 kilometer dan progresnya 37,12 persen, serta Jalan Long Boh Metulang Long Nawang 2 sepanjang 2,5 kilometer dengan progres 33,7 persen.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X