KPK Serahkan Aset Koruptor Rp 36,9 Miliar kepada Kementerian ATR/BPN

Kompas.com - 16/07/2020, 12:27 WIB
Gedung KPK KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANGedung KPK

Akibatnya, aset-aset tersebut berpotensi hilang, atau dikuasai orang lain yang tidak berhak.

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Gandeng Kejagung Percepat PTSL

"Aset yang belum bersertifikat akan disertifikatkan bersama BPN, dan juga menggandeng Kejaksaan untuk penyitaan," ucap Alex.

Sejauh ini, nilai aset terbesar yang berhasil dikembalikan KPK kepada negara adalah Rp 1 triliun berupa stadion di Sulawesi Selatan yang selama ini dikelola oleh sebuah yayasan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil menambahkan, aset negara yang diserahkan KPK ini akan dimanfaatkan sebagai fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) serta Kantor Pertanahan.

"Kami akan menjadikan aset tanah sitaan di Jakarta seluas 3.500 meter persegi sebagai Taman KPK yang dikelola Kementerian ATR/BPN. Mengapa taman, karena Jakarta sangat kekurangan ruang terbuka hijau (RTH)," jelas Sofyan.

Sementara satu bidang tanah lainnya di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akan dikembangkan sebagai Kantor Pertanahan. 

Menurut Sofyan, kerja sama ini sangat mendukung program Pendaftaran Tanah Secara Lengkap (PTSL) di seluruh Indonesia yang ditargetkan tuntas pada 2025 mendatang.

Baca juga: Tahun 2020, Kementerian ATR Janjikan 10 Kota Lengkap PTSL

Untuk mempercepat terealisasinya target ini, Sofyan menambahkan, pihaknya akan menyelesaikan sengketa dan konflik pertanahan.

Selain itu, juga memperbaiki sistem, membangun pelayanan digital, demi terciptanya transparansi pertanahan.

Jika seluruhnya terwujud, Indonesia akan memiliki sistem layanan pertanahan digital yang mudah diakses oleh siapa pun.

"Road map-nya sedang kami kembangkan, tinggal menyisakan sedikit masalah teknis. Bayangkan, setiap persil tanah dapat diketahui secara rinci melalui pemetaan tiga dimensi," terang Sofyan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X