Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kesiapan Kawasan Industri Merespons Permintaan Jokowi Terkait Diskon Harga untuk Investor Asing

Kompas.com, 2 Juli 2020, 16:03 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Regulasi dimaksud adalah UU  3 Tahun 2014 tentang Perindustrian yang diikuti peraturan di bawahnya yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 142 Tahun 2015 tentang Kawasan Industri.

 "Dari proses bisnis di atas tentunya dibutuhkan jangka waktu dan pendanaan yang tidak sedikit," terang Sanny.

Dia mencontohkan, membangun KI dengan kelengkapan infrastruktur seperti di atas menghabiskan dana sekitar Rp 400.000-Rp 500.000 per meter persegi (nett area). 

Jadi, jika pengembang mendapat izin lokasi membangun 1.000 hektar, luas area yang dapat dibangun hanya 70 persennya.

Sisa 10 persen lainnya untuk green area, dan 20 persen untuk sarana dan prasarana.

Dengan hitung-hitungan seperti itu, pemberian diskon mungkin masih bisa diterapkan di wilayah Provinsi Jawa Tengah, di mana Kawasan Industri Terpadu Batang akan dimulai pembangunannya.

"Harapannya, harga di Kawasan Industri Terpadu Batang ini di bawah Rp 1 juta. Di luar Pulau Jawa mungkin harga lahannya akan berbeda lagi," ucap Sanny.

Baca juga: Upaya 6 Raksasa Sulap Bekasi dari Kawasan Industri Jadi Tujuan Investasi

Sementara di wilayah Bekasi dan Karawang, diskon harga tidak mungkin dilakukan begitu saja.

Hal ini memertimbangkan harga pembebasan lahannya sudah demikian tinggi, rata-rata sekitar Rp 700.000 per meter persegi.

Selain itu, Bekasi dan Karawang juga menjadi incaran investor karena merupakan sentra KI Nasional. Di wilayah ini terdapat tujuh KI yang sarat dengan perusahaan skala multinasional.

Boleh dibilang koridor Bekasi dan Karawang merupakan aglomerasi KI berkelas bintang lima.

Sebut saja Kawasan Industri Jababeka, MM 2100, East Jakarta Industrial Park (EJIP), Greenland International Industrial Center (GIIC), Suryaciota Industrial City, dan Karawang International Industrial City (KIIC).

Greenland International Industrial Center (GIIC).Kota Deltamas Greenland International Industrial Center (GIIC).
Pembangunan infrastruktur skala Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Light Rail Transit dan Jalur Dwiganda Kereta Api serta Pelabuhan Patimban, makin meningkatkan nilai jual KI di kawasan ini.

Menurut riset Colliers International Indonesia, harga lahan industri di Bekasi sekitar 200 dollar AS-210 dollar AS per meter persegi.

Sedangkan harga lahan industri di Karawang mulai dari 160 dollar AS per meter persegi.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau