Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisnis Hotel di Bali, Pilihannya Cuma Dua: Tutup atau Banting Harga

Kompas.com, 11 April 2020, 22:06 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Manajemen hotel akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjalankan bisnis perhotelan mereka secara efisien dan memangkas biaya operasional secara drastis.

Diskon hotel dan paket staycation harga khusus merupakan siasat yang dinilai tepat untuk dapat bertahan dan sangat umum terjadi selama krisis.

Banting harga ini berdampak pada penurunan ADR sebesar 24 persen dari bulan Januari sampai Februari, yang tercatat berada di level 95,70 dollar AS.

Baca juga: Covid-19 Bikin Bisnis Hotel Lumpuh, Bagaimana Cara Pulih Kembali?

"Kami mengantisipasi koreksi yang lebih dalam pada bulan Maret, yang membuat ini menjadi musim terburuk bagi industri Hotel di Bali," imbuh Ferry.

Wabah ini memang merusak pola pasar pariwisata di Bali. Selama beberapa tahun, pasar China telah mendorong pasar perhotelan ke level lebih tinggi dan ketika itu (serta pasar signifikan lainnya) jatuh, langsung menghantam industri pariwisata Bali.

Ada indikasi bahwa jatuhnya pasar China telah mendorong AOR turun sebesar 30 persen; Namun, tempat wisata lainnya di Bali seperti Ubud dan Sanur, yang bukan tujuan utama wisatawan China, mungkin mengalami dampak yang lebih moderat.

Mengutip data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), AOR hotel dalam dua minggu pertama Maret hanya menyisakan angka 20 persen sampai 40 persen.

Siasat Bertahan

Catatan buruk mungkin akan terus berlanjut sampai Kuartal II. Indikasinya, beberapa maskapai internasional telah menutup atau membatasi jumlah penerbangan ke dan dari beberapa tujuan termasuk Bali.

Pengelola hotel bisa mengambil langkah efisiensi, termasuk hanya mengaktifkan sejumlah ruang atau lantai bangunan yang ditempati tamu, tidak mengaktifkan fasilitas tertentu, cuti tanpa tanggungan, mengatur shift kerja, mengurangi, jam kerja atau kasus terburuk memutuskan hubungan kerja (PHK).

Baca juga: OYO Indonesia Siapkan Hotel untuk Tenaga Medis RSPAD Gatot Soebroto

Namun, jika kondisi menjadi lebih buruk, sejumlah pengelola hotel mungkin terpaksa menghentikan operasi sepenuhnya.

Ada juga beberapa langkah dari pemerintah untuk menyelamatkan industri pariwisata Indonesia dan khususnya Bali.

Beberapa rencana yang relevan adalah insentif dalam bentuk 30 persen diskon untuk tiket pesawat bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan ke-10 tujuan wisata.

Ilustrasi hotelSHUTTERSTOCK Ilustrasi hotel
Pemerintah juga akan memberikan 10 persen insentif pajak hotel dan restoran selama enam bulan.

PT Angkasa Pura (Persero) sebagai otoritas pemerintah juga berencana mengurangi tarif layanan penumpang pesawat sebesar 20 persen.

Ditambah, Pemerintah akan memberikan insentif berupa diskon bahan bakar penerbangan untuk sembilan tujuan wisata.

Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23/PMK. 03/2020 terkait insentif pajak bagi wajib pajak yang terdampak Covid-19.

PMK ini diterbitkan dengan tujuan untuk membantu meringankan beban bisnis yang terpengaruh wabah Covid-19 melalui sektor pajak.

Sayangnya, peraturan ini tidak termasuk pelaku industri pariwisata. Hal ini tentu akan memastikan bahwa manajemen hotel (karyawan dan pemiliknya) akan tetap menghadapi kesulitan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau