Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Pertama PSBB, 308 Kendaraan Langgar Aturan di Tol JORR-S

Kompas.com - 11/04/2020, 16:23 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) bersama dengan Patroli Jalan Raya (PJR) menjaring 308 dari total 3.452 kendaraan di Jalan Tol JORR Seksi S yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penjaringan dilakukan sebagai tindaklanjut arahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang secara resmi telah memberlakukan kebijakan PSBB, termasuk di jalan tol mulai Jumat (9/4/2020).

Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya J Aries Dewantoro mengatakan, check-point untuk Tol JORR Seksi S berlokasi di Gerbang Tol (GT) Utama Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Baca juga: Bisnis Jalan Tol Anjlok, Pemerintah Upayakan Sejumlah Stimulus

Aries memaparkan, ada 123 kendaraan dengan penumpang yang tidak menggunakan masker, 178 kendaraan dengan penumpang melebihi kapasitas yang terdiri dari 57 truk & pick-up, 71 minibus, dan 50 kendaraan pribadi jenis sedan.

Untuk kendaraan jenis sedan, maksimal diisi oleh 3 orang, dan minibus terdiri dari 4 orang.

"Kemudian 7 kendaraan jenis bus yang memuat penumpang lebih dari 50 persen” ujar Aries dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Aries menyampaikan, pengendara dan penumpang kendaraan yang terjaring masih diberikan edukasi dan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran Covid-19 dan pentingnya mentaati aturan PSBB.

“Saat ini masih belum ada sanksi khusus, namun kami bersama dengan PJR secepatnya akan memberlakukan sanksi tegas dengan tidak memperbolehkan masuk kendaraan yang melakukan pelanggaran," tegas Aries.

Baca juga: Langgar Aturan PSBB di Jalan Tol, Siap-siap Dipaksa Keluar

Para pelanggar aturan PSBB akan diarahkan keluar melalui jalur arteri yang sudah dipersiapkan.

Aries mengatakan pengawasan pada check-point di Tol JORR-S akan diberlakukan selama 14 hari sesuai dengan masa PSBB yang sudah ditetapkan.

Hutama Karya juga tak menutup kemungkinan untuk memperpanjang masa pengawasan sesuai instruksi dan kebijakan yang berlaku dari Pemerintah setempat.

“Kami akan terus mendukung pemerintah dalam pencegahan Covid-19, termasuk dengan mengikuti regulasi PSBB," ucap Aries.

Meski begitu, pihak Hutama Karya tidak ada rencana untuk menutup sejumlah ruas tol yang dikelola.

Karena, menutup sejumlah ruas tol bahkan gerbang tol harus melalui izin dari Kementrian PUPR, untuk saat ini operasional tol masih berjalan seperti biasa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Segera Rampung, Ini Progres Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jambi

Segera Rampung, Ini Progres Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jambi

Berita
Artotel Resmi Beroperasi di Gelora Senayan, Ada Alih Manajemen

Artotel Resmi Beroperasi di Gelora Senayan, Ada Alih Manajemen

Hotel
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Tasikmalaya: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Tasikmalaya: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Tiga Seksi Tol Betung-Tempino-Jambi Mulai Dibangun Mei 2024

Tiga Seksi Tol Betung-Tempino-Jambi Mulai Dibangun Mei 2024

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Sukabumi: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Sukabumi: Pilihan Ekonomis

Perumahan
[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bekasi

[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bekasi

Berita
5 Cara Bikin Dapur di Rumah Beraroma Lebih Sedap

5 Cara Bikin Dapur di Rumah Beraroma Lebih Sedap

Tips
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bandung Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bandung Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sayap Konstruksi Astra Raup Lonjakan Pendapatan, Infrastruktur Terbesar

Sayap Konstruksi Astra Raup Lonjakan Pendapatan, Infrastruktur Terbesar

Berita
Pemkab Cianjur Hijaukan Jalur Sesar Cugenang

Pemkab Cianjur Hijaukan Jalur Sesar Cugenang

Berita
Mafia Tanah Rugikan Negara, Begini Janji AHY untuk Memberantasnya

Mafia Tanah Rugikan Negara, Begini Janji AHY untuk Memberantasnya

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Majalengka: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Majalengka: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Usai Pandemi, Tren Belanja 'Offline' Meningkat Dua Kali Lipat

Usai Pandemi, Tren Belanja "Offline" Meningkat Dua Kali Lipat

Ritel
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kuningan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kuningan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Cirebon: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Cirebon: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com