Permudah Layanan Pertanahan, Kementerian ATR/BPN Rilis Aplikasi TTM

Kompas.com - 11/04/2020, 20:00 WIB
sertifikat tanah Ilustrasi sertifikat tanah. Foto: Istimewasertifikat tanah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan Kota Samarinda menerapkan Layanan Tanpa Tatap Muka (TTM) untuk meningkatkan pelayanan pertanahan di tengah pandemi virus Corona.

Penerapan layanan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor 3/SE-100.TU.3/III/2020 untuk menerapkan social distancing (jaga jarak sosial), physical distancing (jaga jarak fisik) dan work from home (kerja dari rumah) dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Corona di Indonesia.

Layanan TTM merupakan sebuah sistem berbentuk aplikasi yang dirancang sejak Rabu (25/3/2020) lalu.

"Gagasan membuat aplikasi ini muncul agar pengguna dapat mendaftarkan layanan pertanahan tanpa harus datang ke kantor pertanahan. Masyarakat dapat mengakses layanan cukup di rumah saja," ucap Kepala Kantor Pertanahan Kota Samarinda (Kakantah) Budi Tarigan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Santu (11/4/2020).

Kakantah Samarinda pun sudah melakukan sosialisasi tentang aplikasi tersebut dan meluncurkannya pada Jumat (9/4/2020).

Baca juga: Digitalisasi Seluruh Layanan Pertanahan Rampung 2025

Semua layanan pertanahan dapat diajukan melalui aplikasi ini, kecuali layanan yang sudah terintegrasi elektronik seperti Hak Tanggungan Elektronik (HT-el), pengecekan sertipikat, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) serta informasi Zona Nilai Tanah.

"Surat menyurat yang diajukan ke Kantor Pertanahan juga dapat melalui aplikasi ini," lanjut Budi.

Budi menambahkan, jika memang keharusan untuk melakukan pembayaran, bisa dilakukan ke bank persepsi paling lambat tiga hari setelah tanggal pengeluaran kode billing.

Setelah pemohon membayar ke bank, diharapkan menyerahkan berkas fisik ke Kantor Pertanahan Kota Samarinda, paling lambat tiga hari setelah pembayaran ke bank.

"Saat menyerahkan berkas, pemohon diberikan tanda terima berkas dan selanjutnya diminta menunggu pemberitahuan untuk mengambil hasil kegiatan," jelas Budi.

Berikut ini tata cara penggunaan aplikasi TTM Kantah Kota Samarinda:

Tata cara penggunaan aplikasi pelayanan TTM Kantah Kota Samarinda.Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tata cara penggunaan aplikasi pelayanan TTM Kantah Kota Samarinda.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X