Digitalisasi Seluruh Layanan Pertanahan Rampung 2025

Kompas.com - 01/11/2019, 07:05 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional(ATR/BPN) menargetkan seluruh layanan pertanahan digital rampung pada 2025.

Hal ini untuk membangkitkan produktivitas dan efisiensi serta menghidupkan akuntabilitas mesin kelembagaan negara.

Selain itu, juga untuk menciptakan sebuah layanan pertanahan yang efektif dan efisien sehingga memudahkan masyarakat.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil mengatakan, saat ini dari sekitar 57 pelayanan pertanahan, sudah empat layanan dilakukan secara digital. 

Keempatnya adalah pendaftaran hak tanggungan, peralihan hak tanggungan, perubahan nama kreditor dan penghapusan hak tanggungan yang sudah dilaksanakan di 42 Kantor Pertanahan sebagai pilot project.

Baca juga: Kementerian ATR Akan Tambah Dirjen Baru

“Hasilnya bagus dapat mengurangi antrran masyarakat di Kantor Pertanahan mencapai 30 persen hingga 40 persen, karena orang tidak perlu antre dengan layanan elektronik,” ujar Sofyan dalam keterangan tertulis, Jumat (1/11/2019).

Selanjutnya, Kementerian ATR/BPN akan menambah jenis layanan pertanahan dengan  platform digital.

“Awal tahun nanti akan kami tambah lagi, sehingga pada tahun 2025 seluruh pelayanan pertanahan terdigitalisasi," imbuh Sofyan.

Layanan digital ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar setiap instansi menerapkan Digital Melayani (dilan).

Menurutnys, salah satu komponen dalam mewujudkan kemudahan berinvestasi adalah sektor pertanahan. Maka dari itu diperlukan Kantor Pertanahan modern yang memberikan layanan pertanahan dan tata ruang dengan mudah dan cepat.

Selain masalah transformasi digital, Kementerian ATR/BPN juga tengah berupaya menyelesaikan konflik agraria.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X