Kaleidoskop 2018: Rentetan Kasus Kecelakaan Konstruksi

Kompas.com - 28/12/2018, 14:38 WIB
Kondisi box girder LRT yang roboh di Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018) Stanly RavelKondisi box girder LRT yang roboh di Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018)

Girder yang terguling menimpa dump truck yang berada di bawahnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena pada saat bersamaan dump truck dalam keadaan kosong.

Kemudian pada 22 Januari 2018, giliran proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta yang mengalami kecelakaan.

Sebuah beton girder jatuh di kawasan Utan Kayu, Pulo Gadung, Jakarta Timur, yang menyebabkan lima pekerja proyek mengalami luka-luka.

Proyek ini digarap PT Jakarta Propertindo Tbk (Jakpro) dan pengerjaan konstruksi lintasan LRT diserahkan kepada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Masih pada bulan yang sama, lantai mezanin Gedung II Bursa Efek secara tiba-tiba ambruk pada 15 Januari saat puluhan mahasiswa tengah melakukan studi banding di sana.

Baca juga: Mezanin BEI Ambrol, Ini Kata Pengelola

Meski bukan termasuk kecelakaan konstruksi karena bangunan telah berdiri, namun akibat peristiwa ini tak kurang dari 72 orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Setelah itu, pada 4 Februari, crane pengangkut beton proyek Double-Double Track (DDT) milik Kementerian Perhubungan rubuh.

Akibat peristiwa yang terjadi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Pusat ini, empat orang pekerja meninggal, dua di antaranya di lokasi dan dua lainnya setelah mendapat perawatan medis.

Dari hasil penyelidikan, tidak ada masalah pada crane yang digunakan PT Hutama Karya (Persero) selaku pimpinan konsorsium kontraktor proyek. Sebab, crane tersebut baru dan pada pemasangan enam segmen sebelumnya tidak ada masalah.

Diduga, kesalahan disebabkan faktor sumber daya manusia. Seharusnya pekerjaan dilakukan pukul 23.00 WIB, namun baru dilaksanakan pukul 05.00 WIB lantaran kondisi cuaca hujan deras pada malam hari. Pekerjaan terpaksa ditunda dan dilaksanakan keesokan harinya.

Selang sehari, turap di dekat underpass kereta Bandara Soekarno-Hatta ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah itu pada 5 Februari.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X