Kaleidoskop 2018: Rentetan Kasus Kecelakaan Konstruksi

Kompas.com - 28/12/2018, 14:38 WIB
Dua cross girder Jembatan Kalikuto yang jatuh di sungai.KOMPAS.com/ SLAMET PRIYATIN Dua cross girder Jembatan Kalikuto yang jatuh di sungai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar amblesnya sebagian Jalan Raya Gubeng di Surabaya, Jawa Timur pada 18 Desember lalu membuat sejumlah orang terkejut.

Bagaimana tidak, peristiwa itu terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.40 WIB. Jalan sepanjang 100 meter tiba-tiba ambles sedalam 20 meter dengan lebar 25 meter.

Baik Badan Metereologi, KLimatologi, dan Geofisika (BMKG) maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada aktivitas seismik pada saat peristiwa terjadi.

Aparat kepolisian dan Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turun untuk menyelidiki peristiwa itu.

Hasilnya, dugaan sementara peristiwa itu diakibatkan pekerjaan struktur basement di Rumah Sakit Siloam yang tidak dipondasi, yang mengakibatkan jalan tertarik dan amblas.

Sebagian badan jalan di Gubeng, Surabaya, mendadak ambles pada Selasa (18/12/2018) malam.KOMPAS.com/ DISHUB SURABAYA Sebagian badan jalan di Gubeng, Surabaya, mendadak ambles pada Selasa (18/12/2018) malam.
Aparat kepolisian pun telah memeriksa sejumlah pihak terkait kasus ini, serta meningkatkan levelnya ke tingkat penyidikan. Artinya, dalam waktu dekat akan ada tersangka yang ditetapkan oleh aparat kepolisian.

Kasus amblesnya Jalan Gubeng menambah panjang rentetan kasus kecelakaan konstruksi yang terjadi di Indonesia sepanjang 2018.

Tentu masih membekas di ingatan saat Kementerian PUPR memutuskan menghentikan sementara sejumlah pekerjaan proyek strategis nasional ( PSN) menyusul peristiwa kecelakaan konstruksi dalam kurun waktu dua bulan.

Ironisnya, kecelakaan itu terjadi pada proyek yang digarap BUMN karya, perusahaan pelat merah yang dipercaya membangun proyek-proyek tersebut.

Dimulai pada 2 Januari 2018, saat beton girder proyek Tol Depok-Antasari ambruk setelah tersenggol alat berat.

Baca juga: Ini Kronologi Robohnya Simpang Susun Tol Depok-Antasari

Jalan tol yang menjadi bagian dari PSN ini digarap PT Citra Waspphutowa, anak usaha PT Citra Marga Nusaphala Tbk yang bekerja sama dengan PT Girder Indonesia.

Peristiwa itu diduga lantaran adanya manuver alat berat, sehingga membentur girder paling pinggir yang menimbulkan efek domino tergulingnya lima girder di sebelahnya.

Girder yang terguling menimpa dump truck yang berada di bawahnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena pada saat bersamaan dump truck dalam keadaan kosong.

Kondisi box girder LRT yang roboh di Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018)Stanly Ravel Kondisi box girder LRT yang roboh di Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018)
Kemudian pada 22 Januari 2018, giliran proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta yang mengalami kecelakaan.

Sebuah beton girder jatuh di kawasan Utan Kayu, Pulo Gadung, Jakarta Timur, yang menyebabkan lima pekerja proyek mengalami luka-luka.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X