Ini Kronologi Robohnya Simpang Susun Tol Depok-Antasari

Kompas.com - 02/01/2018, 19:45 WIB
Jembatan Tol Depok-Antasari roboh, Selasa (2/1/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARJembatan Tol Depok-Antasari roboh, Selasa (2/1/2018).
|
EditorAna Shofiana Syatiri


JAKARTA, KompasProperti — Enam balok atau girder yang masing-masing sepanjang 30,8 meter pada konstruksi Simpang Susun Antasari Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) terguling, Selasa (2/1/2018) pukul 09.40 WIB.

Sebelumnya, pada 22 Desember 2017, enam girder yang terdapat pada bentang atau span P3-P4 di Jembatan Arteri Lebak Bulus–Kampung Rambutan selesai terpasang, termasuk pemasangan bracing atau pengikat antar girder.

Namun, pekerjaan konstruksi diafragma belum dilaksanakan karena waktunya bertepatan dengan akhir tahun sehingga berpotensi terkendala pasokan beton dari produsen ready mix.

"Pascapemasangan enam girder, tidak ada kegiatan lanjutan di sekitar area terdekat jembatan tersebut. Pekerjaan baru dimulai kembali pada Selasa, 2 Januari 2018, pukul 09.40 WIB," tulis PT Citra Waspphutowa melalui keterangan resmi yang diterima KompasProperti.

Baca juga: Jalan Layang Tol Depok-Antasari di TB Simatupang Roboh

Pekerjaan tersebut meliputi persiapan aktivitas penggalian tanah untuk pembentukan badan jalan lajur Akses Antasari–Depok dan persiapan pekerjaan galian struktur untuk P3 Jembatan Ramp 1.

Untuk melakukan pekerjaan ini, pada lokasi tersebut terdapat 2 unit ekskavator dan 1 unit dump truck.

Kemudian, manuver alat berat tersebut membentur girder paling pinggir sehingga menyebabkan efek domino tergulingnya lima girder di sebelahnya.

Girder yang terguling menimpa dump truck yang berada di bawahnya. Dump truck dalam keadaan kosong atau tidak ada pengemudinya.

Baca juga: Penjelasan Kontraktor soal Robohnya Jalan Layang Tol Depok-Antasari

Setelah kejadian, lokasi langsung disterilkan dengan menambah pagar pengaman, menutup obyek dengan terpal, menambah rambu hati-hati, menempatkan tambahan pihak kemanan, serta langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak dan instansi terkait.

Aspek keselamatan selalu diterapkan dalam setiap kegiatan di proyek, antara lain penerapan prosedur metode kerja dan instruksi kerja.

Izin mulai bekerja selalu diajukan kepada pemilik dan diperiksa oleh konsultan pengawas sebelum pekerjaan dimulai.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X