Kompas.com - 29/04/2021, 13:47 WIB

Anda juga dapat mengalami kesulitan terkait batasan ukuran dan material, serta perjanjian lahan, jadi sebaiknya telusuri lokasi pembangunan dengan saksama.

2. Lebih sedikit opsi untuk kustomisasi

Rumah prefabrikasi memang lebih terjangkau karena dibangun di dalam pabrik. Namun, produksi lini juga memiliki sedikit ruang untuk penyesuaian.

Sebagai pembeli, Anda memiliki hak suara dalam sentuhan akhir seperti warna, bahan untuk pintu dan lemari, bahkan paket peralatan, tetapi ukuran dan bentuk rumah prefabrikasi tidak bisa dikostumisasi.

3. Biaya tambahan

Meskipun rumah prefabrikasi lebih murah daripada rumah tradisional, ada beberapa biaya yang perlu Anda waspadai.

Biaya tersebut termasuk pembelian lahan dan biaya pengujian tanah.

Ini akan menentukan apakah Anda memerlukan pekerjaan tambahan fondasi, seperti pemasangan balok penyangga.

Jika tanah yang ingin Anda bangun tidak dilengkapi saluran pembuangan lokal, Anda mungkin harus mencari sistem septik.

Anda juga perlu memasang pipa ledeng, listrik, gas, dan kabel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.