Dapat THR Beli Rumah Baru, Ini Pilihan Hunian Bebas PPN

Kompas.com - 26/04/2021, 08:00 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ilustrasi rumah.

JAKARTA. KOMPAS.com - Pemerintah memberikan insentif di sektor properti berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) atas rumah tapak dan rumah susun.

Kebijakan tersebut berlaku sejak Maret hingga Agustus 2021.

Properti yang seluruh PPN-nya ditanggung pemerintah adalah rumah tapak dan rumah susun dengan harga jual paling tinggi Rp 2 miliar.

Selain menanggung PPN 100 persen yang terutang atas penyerahan rumah tapak dan rumah susun dengan harga jual paling tinggi Rp 2 miliar, Pemerintah juga memberikan insentif untuk rumah dengan harga di atas Rp 2 miliar hingga maksimal Rp 5 miliar.

Baca juga: Plus Minus Gunakan Panel Surya di Rumah, Apa Saja Itu?

PPN-DTP yang terutang atas penyerahan rumah tapak atau rumah susun dengan harga jual sebesar itu hanya 50 persen.

Kebijakan ini disambut sejumlah pengembang dengan menawarkan hunian. Tak hanya bebas dan diskon PPN, pengembang juga melengkapinya dengan gimmick bebas uang muka atau down payment (DP) dan diskon harga.

Sementara dari sisi konsumen, saat ini disebut sebagai momentum yang tepat untuk membeli hunian.

Terlebih konsumen dengan penghasilan tetap, akan mendapatkan dana tambahan dari tunjangan hari raya (THR) untuk membantu pembelian rumah.

Baca juga: Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Membeli Rumah

Berikut lima hunian bebas PPN yang bisa Anda pertimbangkan:

1. LRT City Sentul 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X