Terjual 70 Persen, LRT City Tebet Ditawarkan Bebas DP dan Angsuran 1 Tahun

Kompas.com - 25/04/2021, 16:00 WIB
LRT City Tebet-The Premiere MTH Adhi Commuter PropertiLRT City Tebet-The Premiere MTH

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga pertengahan April 2021, proyek LRT City Tebet-The Premiere MTH terjual 70 persen dari total 390 unit sejak dipasarkan pada Oktober 2020.

Perolehan marketing sales tersebut berasal dari rata-rata penjualan dengan capaian transaksi sekitar Rp 8 miliar per bulan.

Untuk itu, PT Adhi Commuter Properti (AC) terus menggenjot penjualan dengan beragam promo, termasuk bebas uang muka atau down payment (DP) dan bebas angsuran selama satu tahun.

Baca juga: Omotenashi, Layanan Sepenuh Hati Kereta Bawah Tanah Jepang, Barang Hilang Mudah Ditemukan

ACP juga memanfaatkan sejumlah platform digital untuk menjaring calon konsumen yang berminat membeli dan memiliki unit-unit apartemen.

Bentuk penjualan digital itu termasuk iklan dengan memaksimalkan experience calon konsumen melalui show unit tiga dimensi yang dapat diakses kapan pun dan di mana pun.

Project Director LRT City Tebet-The Premiere MTH Aan Susanto mengatakan, proyek ini mengakomodasi kebutuhan penghuni menuju transportasi massal.

"Cukup berjalan kaki tiga menit saja menuju Stasiun LRT Cikoko. Hal serupa juga berlaku ketika penghuni menuju stasiun KRL Cawang dan Halte Transjakarta Cikoko," ujar Aan dalam keterangan tertulis, Minggu (24/04/2021).

Baca juga: Mengadopsi Teknologi Tanpa Pengemudi, LRT Jabodebek Beroperasi Pertengahan 2022

Kedekatakan apartemen dengan sarana transportasi massal ini mendorong penghuni untuk tetap produktif, sehat, dan membantu terciptanya kualitas udara yang lebih baik sebagai dampak mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Aan memaparkan, LRT City Tebet-The Premiere MTH dibangun di atas lahan seluas 7.395 meter persegi yang meliputi satu tower apartemen 14 lantai, satu tower perkantoran, dan tiga lantai area komersial, serta fasilitas parkir tiga lantai basement.

Terdapat beragam tipe mulai studio ukuran 24,12 meter persegi, satu kamar tidur seluas 36,18 meter persegi, dan dua kamar tidur berukuran 48,24 meter persegi.

Harga yang dibanderol sekitar Rp 30,5 juta per meter persegi atau mulai Rp 800 jutaan untuk tipe terkecil.

Menurut Aan, tipe dua kamar tidur sudah 100 persen terserap pasar karena banyak pembeli yang mempertimbangkan kedekatan akses dengan transportasi publik.

Konstruksi proyek apartemen dengan investasi Rp 780 miliar ini dijadwalkan selesai dan diserahterimakan pada tahun 2023.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X