Pengembang Ini Tawarkan Subsidi 100 Persen Biaya KPR Buat Milenial

Kompas.com - 17/10/2020, 13:06 WIB
PT Alamindo Trulynusa melansir dua klaster baru di Bekasi, Jawa Barat, khusus untuk kalangan milenial dan keluarga muda. Dua produk ini dibanderol mulai dari Rp 600-an Juta. Alamindo TrulynusaPT Alamindo Trulynusa melansir dua klaster baru di Bekasi, Jawa Barat, khusus untuk kalangan milenial dan keluarga muda. Dua produk ini dibanderol mulai dari Rp 600-an Juta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beragam cara dan program diluncurkan pengembang properti untuk menarik minat pasar membeli produknya.

Salah satunya adalah dengan penawaran subsidi 100 persen biaya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan BPHTB, cicilan yang lebih feksibel, serta jaminan serah terima saat akad kredit.

PT Alamindo Trulynusa menawarkan program tersebut untuk calon konsumen milenial dan keluarga muda yang berencana membeli rumah di dua klaster baru yang mereka kembangkan.

Kedua klaster tersebut yakni Srikandi di Darmawangsa Residence dan Casa Familia, di Panjibuwono Residence, Bekasi, Jawa Barat.

Direktur PT Alamindo Trulynusa Bryan Soedarsono menjelaskan, selain program subsidi 100 persen biaya KPR, perusahaan juga memberikan subsidi uang muka atau down payment (DP)  untuk tipe tertentu.

Adapun dua klaster hunian yang ditawarkan mencakup tipe rumah dua lantai dengan ukuran bangunan 55 meter persegi dan tanah 72 meter persegi hingga 78 meter persegi.

Besaran harga yang dipatok untuk rumah di kedua klaster tersebut mulai dari Rp 600- an juta.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Belanja Perumahan Sumbang PDB hingga 1,4 Persen

Menurut Bryan, kedua tipe hunian ini dilengkapi tiga kamar tidur dengan konsep multifungsi yang dapat digunakan selain sebagai kamar tidur juga ruang kerja saat work from home (WFH).

"Bahkan, bisa berfungsi sebagai ruang belajar dan bermain anak sekaligus tempat entertainment keluarga seperti home theatre. Ruangan ekstra telah menjadi kriteria penting setelah pemberlakuan ketentuan bekerja dan sekolah dari rumah,” tutur Bryan dalam keterangannya kepada Kompas.com, Sabtu (17/10/2020).

Apabila luas bangunan masih dirasa kurang cukup, konsumen dapat memperluasnya dengan menambah ruangan.

Hal ini karena kedua tipe tersebut dirancang dengan kelebihan tanah di bagian belakang rumah untuk pengembangan.

Bryan mengaku, sejak pemerintah menggelontorkan stimulus berupa Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penyertaan dana di perbankan, banyak konsumen yang terbantu mengajukan KPR di sejumlah bank.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X