Sri Mulyani Sebut Belanja Perumahan Sumbang PDB hingga 1,4 Persen

Kompas.com - 16/10/2020, 12:43 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPRIlustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengeluaran rumah tangga di sektor perumahan bisa meningkatkan Produk Domestik Bruto ( PDB) sebesar 0,6 hingga 1,4 persen dan menyerap tenaga kerja sebanyak 4,23 juta orang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan hal itu dalam sambutannya pada acara Property Fiesta Virtual Expo 2020, Kamis (15/10/2020).

"Artinya, setiap pembiayaan dalam sektor perumahan dari sisi pembelian dan peningkatan kegiatan sektor konstruksi memiliki dampak besar bagi perekonomian," jelas Sri Mulyani.

Dia mengungkapkan, sektor perumahan berkontribusi besar untuk menumbuhkan sektor turunan dan sektor lainnya.

Sebut saja, sektor perdagangan mobil dan motor, jasa real estat, pendidikan, serta dari sisi perkembangan jasa atau pelayanan lainnya.

Oleh karena itu, Pemerintah menyadari kebutuhan akan hunian menjadi hak yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), backlog perumahan mencapai 7,6 juta unit pada awal tahun 2020.

Sri Mulyani mengungkapkan, sebagian besar kebutuhan hunian berasal dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca juga: Penjualan Rumah di Bawah Rp 1,5 Miliar Melonjak 83 Persen

Backlog tersebut merupakan suatu kebutuhan untuk perhitungan ideal, satu rumah ditempati satu rumah tangga atau keluarga.

Dalam hal ini, Kementerian Keuangan bersama dengan Kementerian PUPR serta pemangku kepentingan lainnya berupaya untuk bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dia juga mengapresiasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Real Estat Indonesia (REI), PT Dyandra Promosindo, serta Pinhome dalam penyelenggaraan pameran properti virtual, Property Fiesta Virtual Expo.

"Semoga ini bisa meningkatkan minat masyarakat untuk kembali melakukan pembelian berbagai produk properti dan membantu perekonomian Indonesia segera pulih," tutup Sri Mulyani.

Pameran properti virtual tersebut menghadirkan pengembang rumah dengan menawarkan beragam promo bagi konsumen.

Acara itu berlangsung selama 18 hari yakni, mulai Kamis (15/10/2020) hingga Minggu (1/11/2020)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X