Proyek PLTGU Batubara Dikebut, Edy Rahmayadi: Kalau Tidak Cepat, Pindah ke Vietnam

Kompas.com - 27/08/2020, 14:47 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menandatangi MoU dengan PT Hanlim terkait percepatan penyedia infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Provinsi Sumut, Kamis (27/8/2020) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutGubernur Sumut Edy Rahmayadi menandatangi MoU dengan PT Hanlim terkait percepatan penyedia infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Provinsi Sumut, Kamis (27/8/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut), mulai menunjukkan titik terang.

Hal ini ditandai dengan ditekennya kerja sama percepatan penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan antara Pemerintah Provinsi Sumut dengan PT Hanlim Energy Power. 

Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Chairman PT Hanlim Power Coorporation Paul Han R Lee di pendopo rumah dinas gubernur pada Rabu (26/8/2020).

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menuturkan, metode pembangunan disiapkan dua model.

Plan A, pembangkit yang sudah selesai dibangun dijual ke PLN, kemudian PLN menyalurkan ke konsumen. Plan B, pembangkit listrik menyalurkan langsung ke konsumen yang berada di wilayah usaha.

Baca juga: Rumah Sakit Internasional Bakal Dibangun di Sport Center Sumut

Jika Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dari PLN belum selesai maka akan dilaksanakan Plan B.

"Bagi pengusaha, waktu adalah uang. Karena RUPTL belum juga keluar, maka kita lakukan plan B. Kalau tidak cepat PT Hanlim Power Energy akan memindahkan pembangunanya ke Vietnam, untuk itu makanya kita pilih plan B," ujar Edy dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2020).

Pembangkit listrik berkapasitas 4.800 megawatt ini akan dibangun dalam tiga tahap. Tahap pertama dibangun 1.600 megawatt, selanjutnya tahal kedua dan ketiga masing-masing 1.600 megawatt.

“Kalau sudah selesai, akan ada 250 investor yang masuk, dengan begitu selesai pengangguran yang ada di Sumut. Mari kita terus bekerja, jangan hanya bermimpi, perbanyak kerja karena banyak yang harus kita wujudkan," papar Edy.

Listrik yang dihasilkan PLTGU ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Seimangkei dan Kawasan Industri Kualatanjung.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X