Hanya dengan DP 5 Persen, Milenial Bisa Miliki Rumah di TOD City Jababeka

Kompas.com - 14/08/2020, 11:25 WIB
Rotterdam di Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi. JajabekaRotterdam di Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beragam strategi dan cara diterapkan sejumlah pengembang untuk dapat terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan hunian, terutama untuk kalangan muda dengan rentang usia 25-35 tahun atau dikenal dengan sebutan milenial.

PT Jababeka Residence merupakan salah satu pengembang yang tengah gencar menggalakkan kepemilikan hunian bagi generasi muda ini.

Melalui produk terbaru, Klaster Rotterdam, perusahaan menawarkan sejumlah opsi pembayaran yang memudahkan milenial untuk dapat memiliki hunian.

Presiden Direktur PT Jababeka Residence Sutedja Sidharta Darmono menuturkan, opsi pembayaran ini dirancang sedemikian rupa agar sesuai dengan kemampuan finansial anak muda sebagai pembeli rumah pertama atau first time home buyers.

Baca juga: Hunian Pilihan Sesuai Kantong Milenial

Dengan demikian, dengan level penghasilan mulai dari Rp 8 juta per bulan pun, milenial masih dapat mengakses hunian di Jababeka yang berbasis Transit Oriented Development ( TOD).

"Kami merancang Rotterdam benar-benar sesuai dengan kebutuhan milenial. Demikian halnya dengan opsi pembiayaan yang memang dibuat sebagai respons terhadap stimulus Pemerintah terkait suku bunga acuan paling rendah dalam sejarah yakni hanya 4 persen," tutur Sidarta menjawab Kompas.com, Kamis (13/8/2020).

Dia menjelaskan, Rotterdam dipatok dengan harga mulai dari Rp 370 jutaan untuk unit berdimensi 36/30 meter persegi.

Jababeka memberikan keleluasaan bagi milenial untuk memilih opsi pembayaran yakni tunai keras, tunai bertahap, atau KPR dengan tenor maksimal 20 tahun.

Jika memilih opsi pembayaran melalui fasilitas KRP, milenial hanya perlu membayar uang muka atau down payment (DP) yang disesuaikan dengan kemampuan kantong mulai dari 5 persen, 10 persen, atau 20 persen.

Untuk DP 5 persen, misalnya, Jababeka memberikan keringanan berupa cicilan sebanyak enam kali.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X