Salin Artikel

Hanya dengan DP 5 Persen, Milenial Bisa Miliki Rumah di TOD City Jababeka

PT Jababeka Residence merupakan salah satu pengembang yang tengah gencar menggalakkan kepemilikan hunian bagi generasi muda ini.

Melalui produk terbaru, Klaster Rotterdam, perusahaan menawarkan sejumlah opsi pembayaran yang memudahkan milenial untuk dapat memiliki hunian.

Presiden Direktur PT Jababeka Residence Sutedja Sidharta Darmono menuturkan, opsi pembayaran ini dirancang sedemikian rupa agar sesuai dengan kemampuan finansial anak muda sebagai pembeli rumah pertama atau first time home buyers.

Dengan demikian, dengan level penghasilan mulai dari Rp 8 juta per bulan pun, milenial masih dapat mengakses hunian di Jababeka yang berbasis Transit Oriented Development (TOD).

"Kami merancang Rotterdam benar-benar sesuai dengan kebutuhan milenial. Demikian halnya dengan opsi pembiayaan yang memang dibuat sebagai respons terhadap stimulus Pemerintah terkait suku bunga acuan paling rendah dalam sejarah yakni hanya 4 persen," tutur Sidarta menjawab Kompas.com, Kamis (13/8/2020).

Dia menjelaskan, Rotterdam dipatok dengan harga mulai dari Rp 370 jutaan untuk unit berdimensi 36/30 meter persegi.

Jababeka memberikan keleluasaan bagi milenial untuk memilih opsi pembayaran yakni tunai keras, tunai bertahap, atau KPR dengan tenor maksimal 20 tahun.

Jika memilih opsi pembayaran melalui fasilitas KRP, milenial hanya perlu membayar uang muka atau down payment (DP) yang disesuaikan dengan kemampuan kantong mulai dari 5 persen, 10 persen, atau 20 persen.

Untuk DP 5 persen, misalnya, Jababeka memberikan keringanan berupa cicilan sebanyak enam kali.

Setelah dikurangi uang tanda jadi Rp 5 juta, maka DP yang harus dibayar milenial sekitar Rp 2,7 juta-Rp 3 juta per bulan.

Adapun cicilan KPR yang harus dibayar milenial per bulan, hanya sebesar Rp 3 jutaan selama tenor 20 tahun.

"Cicilan per bulan ini masih aman bagi milenial dengan penghasilan minimal Rp 8 juta-Rp 10 juta per bulan. Apalagi jika penghasilannya digabung dengan pasangan (suami atau istri)," imbuh Sutedja.

Lebih lanjut dia menuturkan, Klaster Rotterdam akan dilengkapi fasilitas transportasi yang bisa diakses hingga ke kawasan lingkungan hunian.

Tersedia shuttle-shuttlei khusus yang bisa mengantarkan penghuni menuju TOD Center yang terintegrasi dengan beragam moda transportasi publik, mulai dari BRT, LRT, Commuter Line, hingga kelak rencana pengembangan MRT.

Dengan jumlah terbatas 170 unit, Sutedja memastikan, produk dengan harga kompetitif ini merupakan klaster terakhir yang dikembangkan di TOD City Jababeka.

Setelah klaster ini, Jababeka akan fokus mengembangkan rumah komersial lainnya dengan harga di atas Rotterdam, namun tetap berbasis TOD yang dilengkapi beragam fasilitas yang mendukung gaya hidup praktis, dinamis, dan produktif.

https://properti.kompas.com/read/2020/08/14/112559721/hanya-dengan-dp-5-persen-milenial-bisa-miliki-rumah-di-tod-city-jababeka

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.