[POPULER PROPERTI] BTN-Repower Tawarkan KPR Tanpa Angsuran dan Bunga

Kompas.com - 14/08/2020, 10:29 WIB
Direktur Repower Asia Indonesia, Tbk. Rully Muliarto dan Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar usai menandatangani perjanjian kerja sama pembiayaan di Menara BTN, Jakarta, Kamis (13/8/2020). BTN Direktur Repower Asia Indonesia, Tbk. Rully Muliarto dan Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar usai menandatangani perjanjian kerja sama pembiayaan di Menara BTN, Jakarta, Kamis (13/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Repower Asia Indonesia Tbk untuk menyalurkan pembiayaan properti.

Selain mengatur kerja sama saling menguntungkan kedua belah pihak, PKS juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen yang melakukan akad kredit dengan Bank BTN.

Sebagai contoh, pemberian subsidi angsuran pokok dan bunga kredit selama dua tahun pertama oleh PT Repower Asia Indonesia Tbk.

Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division Bank BTN Suryanti Agustinar mengatakan hal itu dalam siaran pers, Kamis (13/8/2020).

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

Informasi selengkapnya bisa Anda cek melalui tautan ini BTN-Repower Tawarkan KPR Tanpa Angsuran dan Bunga

Sejumlah permasalahan kerap menghampiri pemilik rumah yang disebabkan karena intensitas curah hujan yang tinggi, mulai dari atap bocor, cat dinding pundar, hingga dinding rembes.

Selain itu, intensitas curah hujan yang turun terus-menerus juga membuat penghuni merasakan hawa dingin.

Hawa dingin ini kerap membuat banyak orang terserang penyakit jika kondisi tubuhnya tidak prima.

Tak perlu khawatir, Anda hanya perlu mengatur gorden dan membuat rumah tetap hangat selama musim ini.

Bagaimana caranya? Klik tautan ini Gorden Bikin Rumah Tetap Hangat Saat Musim Hujan

Pemerintah menggulirkan Rancangan Undang-undang ( RUU) Cipta Kerja yang memungkinkan Warga Negara Asing ( WNA) memperoleh hak milik satuan rumah susun (HMSRS). 

Hal ini tercantum dalam dua pasal RUU Cipta Kerja yakni Pasal 136 dan Pasal 137 ayat 1.

Tentu saja, para pengembang dan pengamat properti mendukung wacana yang dicanangkan oleh Pemerintah ini. 

Sebagai contoh, Direktur PT Jababeka Tbk Sutedja Sidharta Darmono mengatakan, RUU Cipta Kerja ini merupakan terobosan baru yang sangat positif dan dibutuhkan WNA agar dapat membeli properti di Indonesia.

Selengkapnya mengenai ulasan tersebut dapat Anda akses di sini Menghitung Potensi Penjualan Properti dari Kepemilikan Asing



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X