Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kejar Target PTSL, Pemerintah Genjot Penyertifikatan Tanah Wakaf

Kompas.com - 21/07/2020, 11:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) gencar mendaftarkan 10 juta bidang tanah di Indonesia, termasuk tanah wakaf.

“Kami sangat bersemangat dan berkomitmen untuk menyertipikatkan tanah-tanah wakaf dan tanah agama lainnya,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil dalam siaran pers, Selasa (21/7/2020).

Atas dasar tersebut, Kementerian ATR/BPN pun telah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) ATR/BPN untuk memudahkan wakif (pihak yang mewakafkan harta bendanya) dan nazir (pihak penerima benda wakaf dari wakif) untuk menyertipikatkan tanah wakafnya. 

Selama ini ia melihat, banyak permasalahan terkait tanah wakaf seperti, tanah wakaf yang tidak diketahui wakifnya dan ada masjid yang nazirnya tidak diangkat oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Sofyan menjelaskan, pendaftaran tanah wakaf dapat dilaksanakan melalui dua mekanisme yakni, melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan dokumen bisa didaftarkan langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah) setempat.

Kalau desa tersebut telah didaftarkan melalui PTSL, maka seluruh tanah di desa itu sudah didaftarkan, termasuk tanah wakaf.

Namun, apabila dalam keadaan mendesak dan belum masuk PTSL, dokumen yang diperlukan dibawa ke Kantah setempat untuk dibuat percepatan pembuatan sertipikat.

Baca juga: 23.730 Sertifikat Tanah Wakaf Telah Diterbitkan di Jawa Barat

Dalam rangka percepatan penyertipikatan tanah wakaf, Sofyan meminta peran proaktif dari para pengurus tanah wakaf.

“Satu harapan saya kepada pengurus tanah wakaf untuk lebih proaktif. Banyak Momerandum of Understanding (nota kesepahaman) untuk penyertipikatan tanah ibadah, contohnya HKBP yang cukup proaktif. Sehingga, hampir seluruh tanah sudah bersertipikat,” tuturnya.

Selain menjamin kepastian hukum, penyertipikatan tanah wakaf juga diharapkan dapat meminimalisasi konflik pertanahan, mendorong perekonomian masyarakat, dan menjadi modal kesejahteraan umat untuk jangka panjang. 

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur Virgo Eresta Jaya juga menyatakan komitmennya terhadap penyertipikatan tanah-tanah wakaf, khususnya di Jawa Timur.

“Kita punya komitmen penuh terhadap penyertipikatan tanah wakaf dan saya berharap kerja sama antara BWI dengan Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur semakin bisa dipererat," kata Virgo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Berita
Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Berita
Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Berita
Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Berita
Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Ritel
Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Berita
Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Berita
Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Fasilitas
Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Tips
Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Berita
Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Perumahan
Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Hunian
Rumah Impian di Kabupaten Brebes, Harga Tak Sampai Rp 200 Juta

Rumah Impian di Kabupaten Brebes, Harga Tak Sampai Rp 200 Juta

Perumahan
Hingga Februari 2025, Konstruksi Tol Probolinggo-Besuki 75,53 Persen

Hingga Februari 2025, Konstruksi Tol Probolinggo-Besuki 75,53 Persen

Berita
Pengembang Pusing, Isu Pemberian Rumah Gratis Bikin Akad KPR Tertunda

Pengembang Pusing, Isu Pemberian Rumah Gratis Bikin Akad KPR Tertunda

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau