Gerai Terbesar Dunkin' Donuts Se-Dunia Ada di Palembang

Kompas.com - 11/07/2020, 18:22 WIB
Logo DUnkin Donuts USA Today/ APLogo DUnkin Donuts

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencinta donat dikejutkan dengan keputusan manajemen pusat yang akan menutup 450 gerai di Amerika Serikat, hingga akhir tahun 2020.

Penutupan secara permanen tersebut dilakukan khusus terhadap gerai-gerai yang berada di area SPBU milik mitra kerja mereka, Speedway.

Banyak alasan di balik penutupan permanen ini, salah satunya adalah penjualan yang tak kunjung meningkat.

Selain itu, perusahaan juga punya rencana untuk melakukan ekspansi dengan membuka gerai mandiri (stand alone) dengan skala lebih besar.

"Dunkin' berkomitmen untuk tetap hadir di lokasi-lokasi strategis seperti pom bensin, bandara, stasiun, universitas, tempat oleh-oleh, dan pusat militer," kata Chief Financial Officer Dunkin' Donuts Kate Japson, seperti dikutip dari People.

Dunkin' Donuts sendiri punya sejarah dan rekam jejak panjang selama tujuh dekade atau 70 tahun kehadirannya.

Baca juga: Akhir 2020, Dunkin Donuts Bakal Tutup Permanen 450 Toko

Adalah Bill Rosenberg yang mengawali pembukaan restoran cepat saji ini di Quincy, Massachusetts, Amerika Serikat, sebagai gerai perdana.

Bill ingin menyajikan kopi segar dan donat paling enak secara cepat di toko dengan kemasan modern.

Mengutip laman resmi Dunkin Brands, bisnis makanan ini pun berkembang dengan baik, hingga lima tahun setelahnya atau tepat pada 1955, waralaba pertama Dunkin 'Donuts dibuka.

Sejak itu, merek ini telah berkembang dengan lebih dari 12.400 restoran di 46 negara seluruh dunia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X