Duta Pertiwi Kuasai 900 Hektar Lahan

Kompas.com - 11/07/2020, 13:00 WIB
LIngkungan O2 Essential Home, Grand Wisata, Bekasi. Sinarmas LandLIngkungan O2 Essential Home, Grand Wisata, Bekasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) memiliki cadangan lahan atau land bank seluas 900 hektar di seluruh kawasan Jabodetabek.

Porsi terbesar berada di proyek perumahan Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat, seluas 530 hektar. 

Direktur Utama Duta Pertiwi Tey Mailoa mengungkapkan hal ini saat menjawab pertanyaan Kompas.com, dalam acara paparan publik virtual, Jumat (10/7/2020).

Menurut Teky, selain menguasai dan memiliki lahan untuk pengembangan hunian, perusahaan juga mengoleksi lahan seluas 17 hektar untuk pengembangan komersial di Jakarta Barat.

Baca juga: Bumi Serpong Damai Fokus Produk Hunian Rp 1 Miliar dengan DP Ringan

"Lokasinya tepat berada di depan ITC Roxy Mas," kata Teky.

Dia memprediksi pengembangan lahan komersial di Roxy ini akan sangat signifikan terhadap pendapatan perusahaan. 

Terlebih kawasan Roxy memang dikenal sebagai sentra bisnis perdagangan untuk produk spesifik terkait teknologi seperti gawai pintar, komputer, atau pun produk elektronik lainnya.

Sementara untuk belanja lahan tahun ini, Duta Pertiwi masih melihat perkembangan situasi dan kondisi selama Pandemi Covid-19.

Perusahaan juga akan mempertimbangkan secara cermat dan "mengirit-irit" belanja lahan dan belanja modal lainnya.

Yang pasti hingga Juni 2020 lalu, belanja modal yang dialokasikan senilai Rp 1,1 triliun tahun ini, telah terserap Rp 200 miliar untuk pembangunan Southgate.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X