Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Gerai Terbesar Dunkin' Donuts Se-Dunia Ada di Palembang

Penutupan secara permanen tersebut dilakukan khusus terhadap gerai-gerai yang berada di area SPBU milik mitra kerja mereka, Speedway.

Banyak alasan di balik penutupan permanen ini, salah satunya adalah penjualan yang tak kunjung meningkat.

Selain itu, perusahaan juga punya rencana untuk melakukan ekspansi dengan membuka gerai mandiri (stand alone) dengan skala lebih besar.

"Dunkin' berkomitmen untuk tetap hadir di lokasi-lokasi strategis seperti pom bensin, bandara, stasiun, universitas, tempat oleh-oleh, dan pusat militer," kata Chief Financial Officer Dunkin' Donuts Kate Japson, seperti dikutip dari People.

Dunkin' Donuts sendiri punya sejarah dan rekam jejak panjang selama tujuh dekade atau 70 tahun kehadirannya.

Adalah Bill Rosenberg yang mengawali pembukaan restoran cepat saji ini di Quincy, Massachusetts, Amerika Serikat, sebagai gerai perdana.

Bill ingin menyajikan kopi segar dan donat paling enak secara cepat di toko dengan kemasan modern.

Mengutip laman resmi Dunkin Brands, bisnis makanan ini pun berkembang dengan baik, hingga lima tahun setelahnya atau tepat pada 1955, waralaba pertama Dunkin 'Donuts dibuka.

Sejak itu, merek ini telah berkembang dengan lebih dari 12.400 restoran di 46 negara seluruh dunia.

Termasuk di Indonesia dengan gerai pertama di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, yang beroperasi pada tahun 1985 atau tepat seperempat abad lalu.

Penetrasi pasar mereka di Indonesia pun terus meluas hingga ke Bali. Bahkan, di Pulau Dewata, Dunkin' mencatat sejarah dengan membuka gerai ke 5.000 tahun 1999.

Pada saat bersamaan, Dunkin' tercatat dapat menjual 8 juta cangkir kopi di seluruh dunia sejak pertama dirintis oleh Bill.

Gerai Terbesar di Palembang

Namun, tahukah Anda, di mana toko terbesar mereka di dunia? Bukan Quincy, New York, London, atau Bali dengan jumlah turis asing terbanyak.

Melainkan ada di Palembang, Sumatera Selatan. Tepatnya di Jalan Demang Lebar Daun.

Toko kopi dan donat terbesar mereka sejagat raya di "Kota Pempek" ini didirikan pada tahun 2012 dengan desain bangunan dua lantai.

Gerai di Palembang ini beroperasi selama 24 jam, dilengkapi jaringan internet nirkabel, serta parkir luas dan gratis.

Dunkin' pun kemudian beken sebagai tempat ngopi dan mengudap donat sepanjang hari.

Merek ini masih menggunakan resep campuran kopi asli yang dibuat oleh pendirinya dan menyajikan sekitar 2 miliar cangkir kopi panas dan es setiap tahun di seluruh dunia.

Selain itu, Dunkin 'menawarkan jajaran lengkap minuman espresso, termasuk lattes, macchiatos, dan cappuccinos, berbagai minuman beku, teh premium dan es teh, sandwich, dan lain-lain.

Dunkin' Donuts terus berinovasi dan menawarkan rasa baru serta pilihan menu yang membuatnya tetap dapat bertahan hingga saat ini.

https://properti.kompas.com/read/2020/07/11/182237521/gerai-terbesar-dunkin-donuts-se-dunia-ada-di-palembang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar