Indonesia, Kawasan Manufaktur Paling Kompetitif Nomor Lima di Dunia

Kompas.com - 08/07/2020, 09:49 WIB
Kendaraan melintas di samping pohon-pohon yang telah ditebang di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (10/3/2018). Sebanyak 541 pohon di sepanjang jalan thamrin-sudirman ditebang imbas penataan trotoar yang akan dimulai oleh pemprov DKI Jakarta. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKendaraan melintas di samping pohon-pohon yang telah ditebang di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (10/3/2018). Sebanyak 541 pohon di sepanjang jalan thamrin-sudirman ditebang imbas penataan trotoar yang akan dimulai oleh pemprov DKI Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com -  Indonesia menempati posisi kelima sebagai kawasan manufaktur dengan biaya paling kompetitif di dunia.

Posisi Indonesia berada di bawah China, India, Vietnam, dan Malaysia, serta mengungguli 43 negara lainnya yang disurvei oleh Cushman & Wakefield.

Indonesia mempertahankan posisi kelima teratas dari tahun 2019 lalu sementara China mempertahankan posisi terdepan.

Sementara Vietnam dan India masing-masing melompat ke posisi kedua dan ketiga.

Dalam laporan Indeks Risiko Manufaktur atau Manufacturing Risk Index (MRI) 2020,  Cushman & Wakefield menilai industri manufaktur Indonesia menarik dari segi kondisi operasi dan perspektif daya saing biaya.

MRI tahunan ini memberi skor pada masing-masing negara untuk 20 variabel yang mencakup kondisi, biaya, dan risiko.

Pemeringkatan ini lebih menekankan pada pengurangan biaya untuk memberikan skor yang lebih tinggi kepada negara-negara di mana biaya operasi, termasuk tenaga kerja lebih rendah.

Data yang mendasari MRI berasal dari beragam sumber yang dapat diandalkan termasuk Bank Dunia, UNCTAD dan Oxford Economics.

Baca juga: Jawa Tengah Trending, Bakal Primadona Baru Kawasan Industri?

MRI 2020 juga mencakup analisis dampak Covid-19 pada sektor manufaktur global dan kemampuan negara-negara tersebut memulai kembali sektor manufaktur mereka begitu situasi kembali normal.

Director Industrial and Land Sales Cushman & Wakefield Indonesia Wira Agus menuturkan peringkat Indonesia berada di lima besar dunia berdasarkan rencana pemerintah dalam mendistribusikan kembali kawasan-kawasan manufaktur ke luar Pulau Jawa.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X