Kompas.com - 07/07/2020, 17:31 WIB

KOMPAS.com - Jaringan layanan penginapan, Airbnb, membuat kebijakan baru untuk para tamu dalam menekan penyebaran virus Corona di Amerika Serikat.

Kebijakan tersebut berupa larangan mengadakan pesta tanpa izin, terutama bagi tamu berusia di bawah 25 tahun. 

Hal ini didasari melonjaknya kasus positif Covid-19 dengan tingkat kematian 129.000 jiwa di negara tersebut.

"Kami mengambil tindakan untuk mengurangi jumlah pesta rumah tanpa izin di Airbnb lebih ketat dari sebelumnya," kata pihak Airbnb seperti dikutip dari USA Today, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Sepi Pelanggan, Mitra Airbnb Jual Perabotan dan Aset Properti

Bahkan, para tamu yang berusia di bawah 25 tahun tidak diperkenankan menginap jika area tempat tinggal mereka berdekatan dengan hunian sewaan Airbnb. 

Mereka akan diizinkan memesan properti Airbnb dengan syarat tidak berada di wilayah mereka tinggal.

Pihak Airbnb percaya, kebijakan tersebut sangatlah tepat untuk melindungi keselamatan para tamu dan mitra mereka.

Ini bukan pertama kalinya terjadi dalam sejarah perusahaan. Sebelumnya, Airbnb pernah menerapkan aturan yang sama untuk mengurangi pesta pada perayaan Halloween.

Unit sewaan Airbnb di pinggira San Fransisco tersebut diketahui menjadi tempat kasus penembakan pada perayaan Halloween.

Selain itu, Airbnb juga secara tegas melarang pertemuan terbuka bagi siapa saja yang mengumumkan acara tersebut di media sosial.

Dalam pengumuman yang sama, Airbnb mengeluarkan aturan perilaku tamu yang menginap di properti mereka.

Contohnya, para tamu dilarang untuk berisik, merokok sembarangan, serta membuat keributan yang mengganggu penduduk sekitar. 

Jika hal tersebut terjadi, Airbnb tidak segan-segan memberi peringatan keras dan menangguhkan atau menghapus akun mitra mereka karena dianggap tidak bertanggung jawab.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber USA Today
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.