Sepi Pelanggan, Mitra Airbnb Jual Perabotan dan Aset Properti

Kompas.com - 27/05/2020, 18:53 WIB
Rumah Airbnb populer di dekat San Fransisco, Amerika Serikat. Dok.komandoRumah Airbnb populer di dekat San Fransisco, Amerika Serikat.

KOMPAS.com - Dampak Pandemi Covid-19 membuat bisnis perjalanan mengalami pukulan keras. Hal ini menyusul pemberlakuan pembatasan wilayah (lockdown) dan pembatasan mobilitas di beberapa negara.

Pemberlakuan pembatasan tersebut turut menyumbang terpuruknya bisnis penginapan, termasuk Airbnb.

Saat ini, jaringan layanan penginapan jangka pendek tersebut sepi pemesan. Tentu saja, hal ini memaksa para pemilik properti yang bekerja sama dengan perusahaan berniat menjual asetnya. 

Bahkan, sebagian di antara para mitra Airbnb sudah menyisihkan perabotan yang mereka miliki untuk dijual.

Baca juga: CEO Airbnb Optimistis Bisnisnya Bakal Tetap Eksis

Keputusan tersebut diambil karena mereka tak mendapatkan penghasilan sama sekali dari penyewaan aset properti melalui Airbnb.

Banyak pelanggan yang membatalkan rencana perjalanan wisata, bisnis, dan menginap. Di sisi lain, mereka tetap harus mengeluarkan biaya perawatan dan membayar tagihan bulanan.

Salah seorang pemilik properti Airbnb, Christian Zima, telah menutup dua dari 25 aset properti yang dikelola di San Fransisco karena pandemi Covid-19 dan berencana menjual aset lainnya.

Ia juga terpaksa menjual perabotan dari aset properti Airbnb miliknya ini ke marketplace  Facebook.

Sebelumnya, Airbnb telah memberikan dana senilai Rp 4 triliun kepada para pemilik properti karena pembatalan pemesanan akibat pandemi Covid-19.

Hal tersebut dilakukan Airbnb sebagai bentuk kompensasi bagi pemilik properti yang mengembalikan uang sepenuhnya kepada tamu karena gagal melakukan liburan.

Perusahaan tersebut mengganti 25 persen dari uang yang dibayarkan para calon tamu kepada pemilik properti.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Apartemen
[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

Berita
Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Berita
Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Berita
Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Berita
Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Arsitektur
Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Kawasan Terpadu
Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Ritel
Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Berita
Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Perumahan
Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Berita
Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Berita
Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Berita
Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Berita
'Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group'

"Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group"

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X