Kompas.com - 06/06/2020, 20:40 WIB
Tapera KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoTapera

"Dengan kelolaan manager investasi dapat bertendensi ke arah komersial dengan bancakan pihak-pihak tertentu," ucap dia.

Baca juga: Pengelolaan Dana Tapera Menuai Kritik

Pro dan kontra

Ketua DPD REI Jawa Barat Joko Suranto angkat bicara. Dia menilai, PP Tapera bagus sebagai landasan operasional BP Tapera.

Akan tetapi, peraturan ini bukanlah solusi yang menguntungkan para pihak yang terlibat dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai kelompok sasaran.

Mekanisme pengumpulan dana juga disebut semakin membebani. Menurutnya, masalah fundamental dari pengembangan rumah murah untuk MBR terutama saat Pandemi Covid-19 ini adalah kurangnya stimulus dan relaksasi perbankan.

Pemerintah, sebut Joko, seharusnya fokus pada perbaikan layanan perbankan untuk pasar rumah MBR.

Layanan perbankan harus tepat sasaran, efektif, efisien, taktis, dan merangkul seluruh pekerja, baik formal maupun mandiri.

Baca juga: Soal PP Tapera, Pemerintah Dinilai Tidak Mendengarkan Kritik 

Pemerintah juga dianggap belum sepenuhnya mendengarkan kritik yang selama ini disampaikan oleh pengusaha maupun pengamat.

Bahkan Ali menyebut, Tapera berpotensi menambah beban pengusaha di samping BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan lainnya.

Pemerintah seharusnya memanfaatkan lembaga yang sudah ada dengan sistem satu iuran.

Iuran tersebut kemudian dibagi untuk beberapa sektor, seperti kesehatan, pendidikan, pensiun, dan perumahan. Dengan cara ini, pengusaha tidak perlu dibebani iuran berbeda.

Di lain pihak, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah menyambut antusias dengan diterbitkannya PP tersebut.

Menurutnya, PP Tapera juga membuat masyarakat dapat membeli rumah dengan bunga khusus yang jauh lebih rendah dari melalui dana Tapera.

Menurut Junaidi, adanya Tapera membuat industri perumahan jauh lebih sejahtera ketimbang saat ini. 

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Tapera

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laba Bersih Diamond Citra Propertindo Melonjak 109,77 Persen

Laba Bersih Diamond Citra Propertindo Melonjak 109,77 Persen

Berita
Percepat Operasional Kawasan Industri Halal, Menperin Bakal Revisi Permen 17/2020

Percepat Operasional Kawasan Industri Halal, Menperin Bakal Revisi Permen 17/2020

Kawasan Terpadu
Menurut Sandi, Ruang Kantor Fleksibel Sangat Dibutuhkan Start-up

Menurut Sandi, Ruang Kantor Fleksibel Sangat Dibutuhkan Start-up

Perkantoran
6 Keuntungan Menggunakan Kompor Listrik Dibanding Kompor Gas

6 Keuntungan Menggunakan Kompor Listrik Dibanding Kompor Gas

Interior
Konstruksi Capai 35,2 Persen, SPAM Durolis Layani 200.000 Jiwa di Riau

Konstruksi Capai 35,2 Persen, SPAM Durolis Layani 200.000 Jiwa di Riau

Fasilitas
Bendungan Kamijoro, Destinasi Wisata Baru yang Dilengkapi Taman 4 Hektar

Bendungan Kamijoro, Destinasi Wisata Baru yang Dilengkapi Taman 4 Hektar

Fasilitas
Evakuasi Udara Kecelakaan Fatal di Jalan Tol, Helipad di Rest Area Wajib Ada

Evakuasi Udara Kecelakaan Fatal di Jalan Tol, Helipad di Rest Area Wajib Ada

Berita
MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Idulfitri, Ini Jadwalnya

MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Idulfitri, Ini Jadwalnya

Berita
Kembali Terpilih Jadi Wali Kota London, Sadiq Khan Andalkan Program Rumah Murah

Kembali Terpilih Jadi Wali Kota London, Sadiq Khan Andalkan Program Rumah Murah

Berita
Pemeliharaan Jembatan Sungai Bojo Selesai Akhir Mei 2021

Pemeliharaan Jembatan Sungai Bojo Selesai Akhir Mei 2021

Berita
Turun 66 Persen, Kendaraan yang Melintasi Tol Cipali Hanya 20.000 Unit Selama H-4

Turun 66 Persen, Kendaraan yang Melintasi Tol Cipali Hanya 20.000 Unit Selama H-4

Berita
Tahun 2024, Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol Ditargetkan Nol Korban Meninggal

Tahun 2024, Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol Ditargetkan Nol Korban Meninggal

Berita
Jasa Marga Targetkan Penanganan Kecelakaan di Jalan Tol Maksimal 20 Menit

Jasa Marga Targetkan Penanganan Kecelakaan di Jalan Tol Maksimal 20 Menit

Berita
Selasa Puncak Lalin, 109.237 Kendaraan Bakal Tinggalkan Jabotabek

Selasa Puncak Lalin, 109.237 Kendaraan Bakal Tinggalkan Jabotabek

Berita
Tekan Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga dan Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Udara

Tekan Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga dan Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Udara

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X