Bajaj, Angkutan Alternatif Pengganti Ojek Daring

Kompas.com - 02/06/2020, 19:43 WIB
Konvoi bajaj online di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (24/6/2019). Kompas.com/SHERLY PUSPITAKonvoi bajaj online di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (24/6/2019).

Selain itu, pembatasan wilayah operasi membuat pergerakan bajaj tidak seleluasa ojek.

Namun hal ini bisa diatasi. Guna mempopulerkan kembali bajaj, Pemerintah bisa menghilangkan pembatasan willayah operasi. Dengan demikian, bajaj dapat bergerak lebih leluasa seperti sepeda motor.

Kemudian, pada setiap kendaraan bisa dipasang meteran penghitng ongkos atau argometer.

Bahkan bukan tidak mungkin, masyarakat bisa menggunakan metode pembayaran non-tunai atau memesannya secara daring.

Djoko mengatakan, cara ini telah diterapkan di ibu kota Srilanka, Colombo.

Baca juga: New Normal Buka Peluang Bisnis Transportasi Jarak Pendek

Lalu bagaimana menerapkan solusi tersebut?

Djoko dan Felix mengungkapkan, hal tersebut tidak sulit diterapkan.

Pemerintah bisa menggandeng perusahaan penyedia atau produsen kendaraaan, organisasi angkutan darat atau Organda, perbankan, sekaligus perusahaan penyedia aplikasi pemesanan daring.

Penerapan kebijakan ini kemungkinan memunculkan tantangan dari pihak penyelenggaran ojek.

Tetapi, hal tersebut bisa diatasi dengan memberi kesempatan bagi para pengendara untuk melakukan konversi dari sepeda motor ke bajaj.

Pemerintah juga disarankan membentuk tim khusus dari berbagai lembaga maupun kementerian agar tidak mengambil keuntungan sektoral.

"Sehingga dengan niat baik dalam rangka menerapkan angkutan yang sehat dan manusiawi serta modern dapat terwujud," ucap Felix dan Djoko.

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X