Pekerjaan Sarana Penunjang Tiga PLBN Terus Dikebut

Kompas.com - 14/05/2020, 11:05 WIB
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Papua. Dok. Tim Komunikasi Publik Kementerian PUPRPos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Papua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan zona penunjang Pos Lintas Batas Negara ( PLBN) yakni, Aruk di Kalimantan Barat, Motaain di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Skouw di Papua.

Pembangunan ketiga zona penunjang PLBN tersebut meliputi pasar, rest area, warung makan, serta Toko Serba Ada (Toserba).

Hal tersebut dilaksanakan untuk menyediakan ruang usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan perbatasan saat Pandemi Covid-19.

"Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk namun menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dikutip Kompas.com melalui laman Kementerian PUPR, Kamis (14/5/2020).

Pengembangan zona penunjang tersebut dilaksanakan sejak tahun 2017 hingga 2019 yang merupakan kelanjutan dari pengembangan Zona Inti PLBN yang telah selesai dibangun pada periode tahun 2015 hingga 2016.

Baca juga: Sarana Penunjang PLBN Motamasin Selesai Juli 2020

Pada zona penunjang di PLBN Aruk, dukungan pembangunan ekonomi kawasan perbatasan dilakukan melalui pembangunan pasar yang terdiri dari 24 kios, rest area, dan fasilitas food court.

Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR pun telah meningkatkan kualitas Jalan Simpang Tanjung - Aruk sebagai akses PLBN Aruk sepanjang 29 kilometer untuk mendukung distribusi bahan pokok dan logistik.

Pada tahap II, telah dirampungkan infrastruktur penunjang PLBN Aruk diantaranya gedung karantina, mess pegawai, sarana ibadah, toserba, dan sarana parkir dengan menggelontorkan dana sebesar Rp 210 miliar.

Saat ini pengembangan PLBN Aruk tengah memasuki tahap III yang meliputi pembangunan Patung Sukarno, rumah karyawan, gedung incinerator, penataan landscape Zona Sub Inti, bangunan X-ray, dan sarana pendukung lainnya dengan anggaran Rp 117 miliar.

Total luas bangunan zona penunjang tersebut seluas 4.441 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X