Minat Beli Properti di Malaysia Meningkat

Kompas.com - 14/05/2020, 07:00 WIB
Wisatawan berjalan menyusuri sudut Kota Penang pada hari pertama lockdown di Malaysia, Rabu (18/3/2020). Pemerintah Malaysia mengumumkan keputusan melakukan lockdown selama dua pekan untuk memerangi virus corona. AFP/GOH CHAI HINWisatawan berjalan menyusuri sudut Kota Penang pada hari pertama lockdown di Malaysia, Rabu (18/3/2020). Pemerintah Malaysia mengumumkan keputusan melakukan lockdown selama dua pekan untuk memerangi virus corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 juga telah mewabah di Malaysia, namun indeks harga properti di negara tersebut mengalami peningkatan pada Kuartal Pertama 2020.

Ketika Pandemi Covid-19 baru masuk, Malaysia sudah menerapkan Order Kontrol Gerakan (MCO) nasional atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Karena itu, Malaysia juga mengalami perlambatan ekonomi dan bisnis.

Namun, berdasarkan riset PropertyGuru, pasar properti secara keseluruhan semakin menguat pada Kuartal I-2020 dengan kenaikan marjin harga yang cukup baik.

Baca juga: Meski Pasar Terkoreksi, Investor Asing Gerilya Lahan 10 Hektar di Kalimantan

Indeks Pasar Properti Malaysia Kuartal II-2020 melaporkan indeks pasar properti secara keseluruhan menunjukkan peningkatan pada kuartal pertama.

Indeks harga meningkat sekitar 0,63 persen menjadi 89,46, sebelumnya pada Kuartal IV-2019, indeks harga mencapai 88,90.

Kenaikan harga properti di Malaysia saat Covid-19PropertyGuru Malaysia Kenaikan harga properti di Malaysia saat Covid-19

Menurut Country Manager PropertyGuru Malaysia Sheldon Fernandez, hal ini menunjukkan bahwa konsumen Malaysia memandang properti sebagai pilihan mundur untuk menjaga kekayaan di saat krisis.

Sebelumnya, Sheldon memperkirakan pasar properti menurun tajam karena terkena dampak penyebaran pandemi.

Namun, hal tersebut tidak terjadi. Menurut Sheldon, moderasi pertumbuhan harga, serta volume dan nilai transaksi dalam beberapa tahun terakhir, memengaruhi kinerja empat bulan pertama.

"Kenaikan harga yang diminta di daerah metropolitan utama juga dapat dilihat pada kuartal pertama, menunjuk adanya kenaikan minat di daerah ini," ucap Sheldon dikutip Kompas.com  dari PropertyGuru Malaysia Rabu (13/5/2020).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X