"Crazy Rich Indonesians" Belanja Properti di Singapura hingga Sydney

Kompas.com - 18/09/2018, 21:10 WIB
Patung Merlion di Singapura ShutterstockPatung Merlion di Singapura

JAKARTA, KOMPAS.com - Euforia film Crazy Rich Asians melanda berbagai negara. Film yang mengambil latar beberapa tempat menarik di Singapura dan Malaysia ini membius penonton karena dianggap mewakili ras Asia.

Crazy Rich Asian disebut-sebut sebagai film Hollywood pertama dalam seperempat abad terakhir dengan semua pemainnya keturunan Asia.

Baca juga: 5 Properti Menarik Incaran Crazy Rich Asians

Di Indonesia, "wabah" Crazy Rich Asians yang dipopularkan dengan tagar #crazyrichasians disambut antusias. Tak hanya pratinjau dari berbagai media, juga warganet pengguna media sosial. 

Bahkan, sejumlah warganet pengguna twitter, membuat tagar tandingannya yakni #crazyrichsurabayans.

Tagar ini mencuitkan betapa orang Surabaya tak kalah kaya dibanding yang digambarkan dalam film dengan bintang Michelle Yeoh tersebut.

Namun bedanya, dalam kehidupan nyata (setidaknya menurut kesaksian warganet), kekayaan orang Surabaya tak ditonjolkan secara kasat mata.

Mafhum jika orang Surabaya punya motor gede (moge) lima buah di rumahnya. Padahal harga satu moge bisa membeli dua hingga tiga mobil Avanza.

Tak hanya itu, orang Surabaya juga punya properti atau secara spesifik rumah landed dengan harga selangit.

Menurut kesaksian warganet, ada seorang ibu yang membeli rumah di Manyar, Kutoarjo seharga Rp 24 miliar. 

Ibu itu dengan enteng menganggap murah rumah puluhan miliar tersebut dengan kata-kata enteng, "Murah. Cuma Rp 24 miliar".

Menarik mengulas bagaimana perilaku kalangan ultra kaya atau beken disebut ultra high net worth individual (UHNW) Surabaya, atau Jakarta secara khusus, dan Indonesia secara umum dalam membelanjakan uangnya di sektor properti.

Jumlah orang kaya Indonesia

Siapa sebetulnya yang pantas mendapat sematan Crazy Rich Indonesians?

Associate Director Research and Consultancy Knight Frank Indonesia Hasan Pamudji menuturkan, Crazy Rich Indonesians adalah orang-orang dengan finansial mapan, dan anak muda, untuk tidak disebut generasi milenial, keturunan kalangan superkaya atau UHNW tadi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X