Hunian Sementara untuk Korban Bencana Badai Seroja, Dibangun Cuma 20 Menit

Kompas.com - 27/04/2021, 13:00 WIB
Yayasan Wahana Bakti Sejahtera Semarang (YWBS) menawarkan konsep hunian sementara bagi warga terdampak bencana Badai Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comYayasan Wahana Bakti Sejahtera Semarang (YWBS) menawarkan konsep hunian sementara bagi warga terdampak bencana Badai Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ada sudut kemiringan, namun asalkan seimbang dan dapat dimanfaatkan, aman untuk dihuni warga terdampak bencana.

Hunian sementara ini berukuran tiga kali empat meter dengan material kayu, dan baja ringan. Sedangkan untuk atap, menggunakan seng atau terpal.

Selain itu, bangunan ini tahan gempa, karena memanfaatkan jangkar besi dan diikat, sehingga ketika ditiup angin tidak mudah bergeser.

Rumah ini juga bisa dilipat karena dinding berupa lipatan sehingga ketika sudah ada rumah permanen maka bisa dilipat dan disimpan.

"Kami juga menyarankan, kalau bisa pembangunan hunian semetara ini menggunakan tukang lokal termasuk pemilik rumah, karena mereka adalah korban sekaligus perlu uang sehingga kami latih orang lokal untuk membangun rumah ini," jelasnya.

Dia mengatakan, sejak awal membangun konsep hunian sementara, pihaknya sudah registrasi hak paten di Kementerian Hukum dan HAM.

Budi berharap, konsep pembangunan hunian sementara dengan mudah, murah dan cepat dalam konteks kebencanaan ini bisa diadopsi oleh pemerintah. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X