Tahun Ini, 1.260 Kepala Keluarga di Gorontalo Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Kompas.com - 26/04/2021, 12:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun ini, sebanyak 1.260 kepala keluarga (KK) yang memiliki rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Gorontalo mendapatkan bantuan sebesar Rp 20 juta.

Rinciannya, Rp 17,5 juta berupa dana untuk pembelian bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk pembayaran upah tukang.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Alwi Mahdali mengungkapkan hal itu dalam siaran pers, Minggu (25/04/2021).

Baca juga: 1.400 Rumah di Kampung Inggris Kediri Dapat Bantuan Rp 20 Juta

"Total bantuan BSPS (yaitu) sebesar Rp 20 juta per penerima bantuan yang dialokasikan pada pembelian bahan bangunan sebesar Rp 17,5 juta dan pembayaran upah tukang sebesar Rp 2,5 juta," jelas Alwi.

Untuk diketahui, bantuan bedah rumah tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Sejatinya, Kementerian PUPR mengucurkan anggaran sebesar Rp 25,2 miliar untuk membedah rumah di Provinsi Gorontalo.

Sebanyak 1.260 penerima bantuan bedah rumah di Provinsi Gorontalo ini tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota.

Untuk alokasi di Kabupaten Gorontalo sebanyak 750 unit, Kabupaten Gorontalo Utara sebanyak 250 unit, serta sisanya sedang menunggu hasil pemantauan di lapangan guna mengecek kesiapan calon penerima bantuan.

Pada dasarnya, program BSPS merupakan stimulan dari pemerintah agar masyarakat bisa membangun rumahnya menjadi layak huni secara berswadaya dan berkelompok.

Oleh karena itu, Kementerian PUPR juga menunjuk Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) untuk mendampingi masyarakat dalam membangun rumah mereka.

Sementara untuk rencana pemenuhan rumah layak huni kedepan, Ditjen Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan telah melakukan pendampingan pembentukan kelompok kerja (pokja) dan pembuatan dokumen Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP).

Sehingga, arah pengembangan kawasan permukiman ke depannya lebih terarah dan tepat sasaran.

"Kami berharap penerima bantuan Program BSPS bisa memanfaatkan bantuan ini untuk bisa mewujudkan keinginan masyarakat untuk memiliki rumah yang nyaman dan layak huni," tutup Alwi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Berita
Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Interior
Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Berita
One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

Hunian
Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dilengkapi Kamar Mandi Dalam

Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dilengkapi Kamar Mandi Dalam

Hunian
Hingga Juni 2022, Waskita Beton Catatkan Nilai Ekuitas Positif Rp 2,5 Triliun

Hingga Juni 2022, Waskita Beton Catatkan Nilai Ekuitas Positif Rp 2,5 Triliun

Berita
KEK Tanjung Lesung Pernah Diterjang Tsunami, Pengelola Diminta Bikin Jalur Evakuasi

KEK Tanjung Lesung Pernah Diterjang Tsunami, Pengelola Diminta Bikin Jalur Evakuasi

Kawasan Terpadu
Sejarah Mar-a-Lago, Rumah Donald Trump yang Digerebek FBI

Sejarah Mar-a-Lago, Rumah Donald Trump yang Digerebek FBI

Hunian
Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dikelola Banten West Java dan Pemkab Pandeglang

Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dikelola Banten West Java dan Pemkab Pandeglang

Berita
Bila Jembatan Kaca Bromo-Tengger-Semeru Rampung, 3 Atraksi Siap Dinikmati

Bila Jembatan Kaca Bromo-Tengger-Semeru Rampung, 3 Atraksi Siap Dinikmati

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Ini Pilihan Rumah Murah di Tangerang

[POPULER PROPERTI] Ini Pilihan Rumah Murah di Tangerang

Berita
Pakai Dankel, Pembangunan Jalan dan Drainase di Gang Sempit Jadi Mulus

Pakai Dankel, Pembangunan Jalan dan Drainase di Gang Sempit Jadi Mulus

Konstruksi
93 Hari Ditahan, Akhirnya Kapal MV Mathu Bhum Kembali Berlayar

93 Hari Ditahan, Akhirnya Kapal MV Mathu Bhum Kembali Berlayar

Berita
Cleon Park Apartment Masuki Tahap 'Topping Off”, Serah Terima 2023

Cleon Park Apartment Masuki Tahap "Topping Off”, Serah Terima 2023

Apartemen
Berapa Tinggi Tempat Tidur Ideal? Simak Ulasannya

Berapa Tinggi Tempat Tidur Ideal? Simak Ulasannya

Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.