Kontribusi Pengembang Properti Terhadap Transformasi Bekasi

Kompas.com - 10/04/2021, 21:46 WIB
Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk didampingi Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono mencoba bis Transjakarta trase Summarecon Bekasi-Jakarta, Rabu (16/11/2016). Dokumentasi Summarecon BekasiDirektur Utama PT Summarecon Agung Tbk didampingi Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono mencoba bis Transjakarta trase Summarecon Bekasi-Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Halte yang berlokasi di dekat area Bekasi Food City (BFC) ini merupakan pemberhentian awal dan terakhir di Kota Bekasi khusus rute dari dan menuju Hotel Indonesia dan Tanjung Priok.

Diresmikannya fasilitas ini merupakan pemenuhan syarat mutlak pembangunan kota terpadu berbasis transit oriented development (TOD).

Summarecon Agung menyadari, sebagai pengembang harus mampu melayani segala kebutuhan para penghuni dan masyarakat yang melakukan aktivitas di dalamnya.

Menurut data Dinas Perhubungan Kota Bekasi setidaknya 60 persen masyarakat Bekasi yang melakukan perjalanan pergi dan pulang ke Kota Jakarta setiap harinya.

Ini artinya sekitar 1,4 juta jiwa dari total penduduk Bekasi sebanyak 2,5 juta jiwa yang menjadi penglaju.

Kehadiran Bus Transjakarta ini menjadi katalisator Summarecon Bekasi dalam meraup minat konsumen hingga kemudian mengeksekusinya dengan transaksi.

Tercatat, tepat dua tahun setelah operasionalisasi Halte Bus Transjakarta ini, penjualan Summarecon  Bekasi melonjak dan berkontribusi 28 persen terhadap total marketing sales Summarecon Agung pada Kuartal III-2018 sebesar Rp 2,2 triliun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Persentase ini lebih tinggi ketimbang periode yang sama tahun 2017 yang hanya menyumbang 12 persen dari total marketing sales perseroan Rp 2 triliun.

Baca juga: Tren Pencarian Rumah di Jadebotabek Meningkat, Bekasi Masih Favorit

Angka itu terus meningkat pada periode yang sama Tahun 2019 terhadap total marketing sales Rp 3,4 triliun.

Tentu saja, torehan pundi-pundi dan upaya-upaya yang dihadirkan pengembang dengan kapitalisasi pasar Rp 14,14 triliun ini menggoda kompetitor lain berkompetisi membuat hal serupa.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X