Menara Eiffel di Kampung Sarosah, Sampah Visual Perenggut Keindahan Alam

Kompas.com - 20/12/2020, 09:32 WIB
Tempat wisata bernama Kampung Sarosah di Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. dok. Instagram @kampuangsarosahTempat wisata bernama Kampung Sarosah di Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Meski demikian, Yudha (sapaan akrabnya), tidak melarang pemerintah membangun struktur gaya Eropa, namun harus dipertimbangkan secara matang keserasiannya dengan kondisi alamiah sekitar.

Yudha juga mempertanyakan kehadiran pemda di kota tersebut. Ikon-ikon imitasi tersebut tidak mungkin dibangun tanpa seizin Pemda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya justru mempertanyakan, pemda itu ke mana, bagaimana proses perizinan dan pertimbangan sampai dibuat bangunan seperti ini," tegas Yudha.

Dia menuturkan, untuk Kampung Sarosah yang mengandalkan wisata alamiah tidak cocok dibangun ikon-ikon replika dunia.

Alih-alih memperindah panorama, sebaliknya justru kelewat batas. Bangunan-bangunan replika tersebut merenggut keindahan alam Lembah Harau.

"Silakan berekreasi, tapi ya nggak seperti itu. Karena ini sudah crossing borders, kelewat batas," kata Yudha.

Tempat wisata di Kampung Sarosah, dibuka sejak Senin (15/6/2020). Kampung ini menawarkan banyak obyek wisata kekinian yang sengaja dibuat instagramable.

Salah satunya adalah Kampung Eropa yang dihiasi replika Menara Eiffel dan bangunan warna-warni yang mengelilinginya.

Replika Menara Eiffel di Kampung Sarosah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera BaratInstagram Kampuang Sarosah Replika Menara Eiffel di Kampung Sarosah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
Selain Kampung Eropa, di sini juga terdapat Kampung Jepang dan Korea serta sejumlah rumah gadang.

Pengelola kampung wisata ini memberlakukan jam operasional pukul 09.00–17.00 WIB pada hari biasa dan mulai pukul 08.00–17.00 WIB pada akhir pekan.

Harga tiketnya Rp 20.000 per orang untuk masuk ke satu kawasan. Pengelola juga menyediakan tiket terusan seharga Rp 30.000 untuk berkunjung ke area Eropa dan Asian Heritage sekaligus.

Jika ingin menaiki sampan maka pengunjung harus membayar sebesar Rp 20.000 untuk menyewanya.

Sementara sepeda gantung, harganya berada di kisaran Rp 25.000 dan sepeda air dengan harga tiketnya Rp 30.000.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.