Akhirnya Terminal Amplas Direvitalisasi, Edy Rahmayadi: Ini Sejarah...

Kompas.com - 10/11/2020, 18:48 WIB

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan, revitalisasi Terminal Amplas menjadi sejarah baru bagi Sumatera Utara.

Terminal akan diubah dan berstandar tinggi seperti stasiun kereta api.

"Saya tahu persis kondisi terminal ini karena sejak kecil sering menginjak tempat ini. Ini sejarah..." kata Edy di pendopo rumah dinasnya, Selasa (10/11/2020).

Bukan hanya Amplas, Edy berharap Kementerian Perhubungan juga melakukan hal yang sama pada Terminal Pinang Baris, karena dua terminal ini sangat penting.

Kedua terminal ini pengelolaannya telah diserahkan kepada Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada pertengahan Mei 2020.

Baca juga: Tanpa Peresmian, Terminal Baru Bandara El Tari Mulai Beroperasi "Tahun 2021, mungkin Februari, Pak Menteri boleh groundbreaking lagi di Pinang Baris sehingga lengkaplah," ujarnya.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi menambahkan, awalnya target pembangunan Terminal Amplas tiga tahun, namun dipangkas menjadi dua tahun sesuai arahan Menteri Perhubungan dan permintaan Gubernur Sumatera Utara.

Mengawali pembangunan terminal, pihaknya melakukan kegiatan padat karya dengan melibatkan masyarakat sebagai pekerja.

Mereka yang direkrut kebanyakan yang telah kehilangan pekerjaan akibat Pandemi Covid-19.

"Kami melakukan revitalisasi untuk memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik dan sesuai arahan Pak Presiden, semua pembangunan harus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat makanya kita lakukan program padat karya," kata Budi.

Adapun biaya yang dialokasikan untuk pembangunan Terminal Amplas sebesar Rp 45 miliar yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (ABSN).

Target pembangunan selama tiga tahun periode 2020-2021 dengan skema kontrak tahun jamak (multiyears contract).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.