Ekspansi ke Luar Negeri, Waskita Incar Kontrak Rp 71 Triliun

Kompas.com - 28/10/2020, 10:55 WIB
Suasana ruas jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu),  yang diresmikan Presiden Joko Widodo di kawasan Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/11/2017). Presiden Joko Widodo meresmikan ruas jalan tol yakni Seksi 1B dan 1C sepanjang 8,26 kilometer yang terbentang dari Cipinang Melayu-Pangkalan Jati-Jakasampurna. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana ruas jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), yang diresmikan Presiden Joko Widodo di kawasan Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/11/2017). Presiden Joko Widodo meresmikan ruas jalan tol yakni Seksi 1B dan 1C sepanjang 8,26 kilometer yang terbentang dari Cipinang Melayu-Pangkalan Jati-Jakasampurna.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mulai fokus ekspansi ke pasar luar negeri dengan mengincar perolehan kontrak Rp 71 triliun.

Waskita mengharapkan, potensi perolehan kontrak tersebut didapat dari proyek-proyek infrastruktur di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika.

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono mengatakan, semua potensi tersebut adalah hasil pemetaan dari Overseas Division Waskita dan sudah mulai dijajaki.

“Kami yakin dengan kemampuan Waskita untuk ekspansi ke pasar luar negeri karena sudah punya pengalaman sebelumnya dan Waskita sudah dapat support fasilitas modal kerja dari perbankan untuk mengeksekusi proyek di luar negeri," tutur Destiawan dalam konferensi pers virtual, Selasa (27/10/2020).

Oleh karena itu, Waskita tetap optimistis dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan keuangan perusahaan dalam jangka panjang terutama setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Baca juga: Genjot Bisnis Non-Investasi, Waskita Jual Tol Becakayu November 2020

Ekspansi ke luar negeri merupakan bagian dari strategi yang tengah diterapkan oleh Perseroan yaitu fokus pada pasar eksternal dan pengembangan bisnis yang seimbang, melepas ruas tol yang telah beroperasi, akselerasi penyelesaian ruas tol investasi, dan meningkatkan kemampuan likuiditas.

Destiawan mengatakan, Waskita akan gencar menangkap potensi pasar konstruksi konvensional baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Di pasar dalam negeri, Waskita fokus pada jenis proyek yang menjadi kompetensi inti dan keunggulan dari Waskita yaitu proyek infrastruktur konektivitas seperti jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan, serta bandar udara dan juga proyek infrastruktur pengairan seperti Bendungan, Irigasi, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Selain itu, Perseroan akan melakukan penataan kembali proyek-proyek investasi yang dimiliki oleh Waskita.

Lima tahun terakhir Waskita sangat fokus pada investasi jalan tol yang memerlukan modal besar dan bersifat jangka panjang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X