Genjot Bisnis Non-Investasi, Waskita Jual Tol Becakayu November 2020

Kompas.com - 27/10/2020, 21:31 WIB
Suasana ruas jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu),  yang diresmikan Presiden Joko Widodo di kawasan Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/11/2017). Presiden Joko Widodo meresmikan ruas jalan tol yakni Seksi 1B dan 1C sepanjang 8,26 kilometer yang terbentang dari Cipinang Melayu-Pangkalan Jati-Jakasampurna. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana ruas jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), yang diresmikan Presiden Joko Widodo di kawasan Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/11/2017). Presiden Joko Widodo meresmikan ruas jalan tol yakni Seksi 1B dan 1C sepanjang 8,26 kilometer yang terbentang dari Cipinang Melayu-Pangkalan Jati-Jakasampurna. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan meningkatkan porsi bisnis non-investasi atau konvensional Tahun 2021. 

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono mengatakan, peningkatkan bisnis konvensional diharapkan diperoleh dari proyek-proyek Pemerintah maupun swasta sehingga terjadi keseimbangan dengan bisnis investasi.

"Ini adalah bagian dari strategi pengembangan Waskita ke depan. Kami akan tingkatkan perolehan kontrak baru dari non-investasi terutama mayoritas dari anak-anak usaha," ujar Destiawan menjawab Kompas.com.

Langkah peningkatan bisnis non-investasi ini dimulai dengan divestasi lima ruas jalan tol tahun 2020. Namun, target ini kemungkinan tidak tercapai karena terkendala Pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, ruas yang kemungkinan dapat diselesaikan proses divestasinya tahun ini adalah Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dan Tol Cibitung-Cilincing.

Menurut Direktur Pengembangan Bisnis Waskita Karya Fery Hendriyanto proses divestasi Tol Becakayu akan selesai pada pertengahan November 2020.

"Sementara ruas Tol Cibitung-Cilincing tengah dalam negosiasi tahap akhir dengan calon investor. Mudah-mudahan akhir November atau awal Desember 2020," ungkap Fery.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mundur dari Jadwal, 3 Ruas Tol Trans Jawa Dilepas Waskita Bulan Juli

Sebelumnya, perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) pelepasan 30 persen kepemilikan Perseroan pada PT Kresna Kusuma Dyandara Marga (KKDM) melalui instrumen reksadana penyertaan terbatas (RDPT) telah ditandatangani.

KKDM merupakan badan usaha jalan tol (BUJT) yang mengembangkan dan mengelola Tol Becakayu. Dengan PPJB tersebut, Waskita memiliki 99,7 persen saham KKDM.

Sementara tiga ruas lainnya dilepas dengan skema asset swap dengan PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Fery menyebut, divestasi ini bisa dilaksanakan tahun 2021 mendatang karena terkendala masalah perizinan dari Kementerian Keuangan.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ITDC: Lahan Enclave Terakhir di The Mandalika Dikosongkan Pemiliknya secara Mandiri

ITDC: Lahan Enclave Terakhir di The Mandalika Dikosongkan Pemiliknya secara Mandiri

Berita
Dukung Infrastruktur MotoGP, Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Internasional Lombok Praya Tuntas Oktober

Dukung Infrastruktur MotoGP, Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Internasional Lombok Praya Tuntas Oktober

Berita
4 Trik Bikin Taman Teras Rumah di Lereng Bukit

4 Trik Bikin Taman Teras Rumah di Lereng Bukit

Tips
[POPULER PROPERTI] REI Janji Beri Rumah di Daerah Masing-masing bagi Greysia/Apriyani

[POPULER PROPERTI] REI Janji Beri Rumah di Daerah Masing-masing bagi Greysia/Apriyani

Berita
Pencakar Langit 70 Lantai Bergoyang, China Larang Proyek Gedung Tinggi

Pencakar Langit 70 Lantai Bergoyang, China Larang Proyek Gedung Tinggi

Berita
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Dibangun, Butuh Dana Rp 2,27 Triliun

11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Dibangun, Butuh Dana Rp 2,27 Triliun

Berita
The Mandalika Masuki Tahap Pembangunan Infrastruktur Dasar Paket II

The Mandalika Masuki Tahap Pembangunan Infrastruktur Dasar Paket II

Berita
49.000 Tempat Tidur Baru Disiapkan untuk Isolasi Terpusat

49.000 Tempat Tidur Baru Disiapkan untuk Isolasi Terpusat

Berita
Produk Kasurnya Dipalsukan, Inoac Ingatkan Konsumen Teliti Sebelum Membeli

Produk Kasurnya Dipalsukan, Inoac Ingatkan Konsumen Teliti Sebelum Membeli

Berita
Berfungsi Kendalikan Banjir Jakarta, Ini Kabar Terbaru Bendungan Sukamahi dan Ciawi

Berfungsi Kendalikan Banjir Jakarta, Ini Kabar Terbaru Bendungan Sukamahi dan Ciawi

Berita
Selain Pebulutangkis, Greysia Polii Ternyata Pengembang Rumah Subsidi

Selain Pebulutangkis, Greysia Polii Ternyata Pengembang Rumah Subsidi

Berita
Co-Living Makin Popular, Perusahaan Singapura Tawarkan Layanan Lengkap

Co-Living Makin Popular, Perusahaan Singapura Tawarkan Layanan Lengkap

Berita
Pengeluaran Rumah Tangga Taiwan Diprediksi Tumbuh 2,4 Persen

Pengeluaran Rumah Tangga Taiwan Diprediksi Tumbuh 2,4 Persen

Berita
Semester Pertama 2021, Laba Semen Indonesia Tumbuh 29,7 Persen

Semester Pertama 2021, Laba Semen Indonesia Tumbuh 29,7 Persen

Berita
Mengenal Plywood, Material Berbahan Kayu yang Ekstra Kuat

Mengenal Plywood, Material Berbahan Kayu yang Ekstra Kuat

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X