Dalam 9 Bulan, Agung Podomoro Land Cetak Penjualan Rp 2,4 Triliun

Kompas.com - 13/10/2020, 20:16 WIB
Podomoro City Deli Medan dokumentasi APLNPodomoro City Deli Medan

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Agung Podomoro Land Tbk atau APLN membukukan penjualan marketing senilai Rp 2,4 triliun.

Angka ini di luar perhitungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2020.

Menurut Sekretaris Perusahaan APLN Justini Omas, penjualan marketing periode sembilan bulan tersebut meningkat 76 persen dibandingkan dengan pencapaianperiode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,4 triliun.

"Pencapaian ini terutama didukung oleh penjualan lahan industri di Karawang, Jawa Barat, seluas 175 hektar pada September 2020," ungkap Justini dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: APLN Terima Rp 800 Miliar Uang Muka Setoran Modal Pemegang Saham

Sementara kontributor signifikan lainnya adalah Podomoro Park di Bandung, Podomoro Golf View di Cimanggis dan Podomoro City Deli Medan.

Secara keseluruhan, keempat proyek ini menyumbang sekitar 88 persen dari total penjualan marketing.

Tahun ini APLN menargetkan penjualan marketing sebesar Rp 2,7 triliun hingga Rp 3,0 triliun.

Untuk diketahui, hingga saat ini perusahaan memiliki 40 anak usaha.

Sebanyak duabelas di antaranya merupakan entitas dengan kepemilikan tidak langsung melalui anak usaha, serta dua entitas asosiasi.

Proyek-proyeknya tersebar di Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Bali, Balikpapan, Batam, Makassar dan Medan.

Dalam sepuluh tahun terakhir, APLN telah menyelesaikan lebih dari 50 proyek properti, yang mayoritas ditujukan untuk segmen masyarakat kelas menengah.

Jenis proyek yang telah dibangun yakni apartemen menengah bawah, menengah atas dan mewah, pusat belanja, ruko, hotel dan perkantoran.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X