Pulau Rinca Jadi "Jurassic Park", Berdampak Serius terhadap Lingkungan

Kompas.com - 17/09/2020, 07:00 WIB
Panorama mentari tenggelam di Labuan Bajo, NTT. Hilda B Alexander/Kompas.comPanorama mentari tenggelam di Labuan Bajo, NTT.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional ( KSPN) Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT), tak hanya mendapat tentangan dari Forum Masyarakat Peduli dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) Manggarai Barat, juga Wahana Lingkungan Hidup ( Walhi).

Direktur Walhi NTT Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi menilai, pengembangan KSPN Labuan Bajo, termasuk Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo (TNK) di Kabupaten Manggarai Barat, akan berdampak serius terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dampak terhadap lingkungan, Umbu mengatakan, terdapat empat potensi gangguan yang timbul ketika pembangunan KSPN dilaksanakan.

Pertama, potensi perubahan bentang alam akibat pembangunan infrastruktur yang  berdampak pada gangguan terhadap biodiversitas alam.

Baca juga: Rencana Pemerintah Menyulap Pulau Rinca Jadi Jurassic Park Tuai Kecaman

Kemudian terjadi gangguan air tanah hingga potensi residu dari KSPN seperti sampah dan limbah.

"Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah," kata Umbu kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2020) malam.

Kedua, berpotensi mengganggu kehidupan biota laut karena pencemaran.

Menurut umum, Pemerintah harus benar-benar memperhatikan daya dukung dan daya tampung KSPN ini karena krisis air juga terjadi di kawasan ini.

Ketiga, TNK dan sekitarnya merupakan kawasan Taman Nasional, maka seharusnya pemerintah benar-benar mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan infrastruktur.

Sementara dampak terhadap masyarakat, akan terjadi konflik sumber daya lahan dan perebutan sumber daya air yang pada akhirnya merugikan masyarakat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X